DPU Bentuk Posko Siaga Banjir

SEMARANG (asatu.id) – Sebagai langkah antisipasi tersumbatnya drainase atau saluran, Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) membangun posko siaga dan membentuk tim khusus yang bertugas menjaga drainase agar tidak tersumbat sampah.

Kepala Dinas PU Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan, petugas dalam tim khusus tersebut berjumlah sekitar 70 petugas yang terdiri atas bidang sumber daya air, bidang binamarga dan pekerjaan umum.

“Posko siaga banjir saat ini telah didirikan di jalan Supriyadi yang merupakan salah satu kantor dinas PU. ”Selain menambah jumlah personel kami juga menyiagakan sejumlah alat berat untuk mengangkut sampah dari saluran saat hujan turun,” ujarnya, Rabu (18/10).

Menurutnya, banjir yang terjadi tahun ini akibat banyaknya saluran yang tidak dapat berfungsi maksimal, karena tersumbat sampah. Dia mencontohkan di rumah pompa Mberok saat hujan kemarin, dalam waktu kurang satu jam sudah mengumpulan sampah sebanyak tiga truk.

“Di rumah pompa Mberok, saat hujan satu jam penuh kumpulan sampah menumpuk sangat parah. Kami sediakan alat berat untuk mengambil sampahnya, hasilnya sampah dipungut sampai tiga kali memakai truk sampah,”ungkapnya.

Tim khusus penanganan banjir ini akan fokus di sejumlah saluran yang diidentifikasi daerah sekitarnya sering terjadi genangan. Di antaranya adalah saluran Jalan Pemuda, Jalan MH Thamrin, dan saluran-saluran lainnya.

“Sejumlah ruas seperi saluran di jalan Pemuda, Thamrin, Kaligawe dan Jalan Ahmad Yani, sering menjadi salah satu titik fokus tim yang disiagakan 24 jam,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *