Bor Pile Diklaim Aman untuk BCB

SEMARANG (asatu.id) – Tim Leader Pelaksana Pembangunan Pasar Kanjengan, Timmy Setiawan menerangkan, penggunaan bor pile untuk pembangunan pondasi Pasar Kanjengan dinilai lebih aman daripada menggunakan tiang pancang. Hal itu karena bor pile tidak menimbulkan getaran yang terlalu besar.

“Tak perlu dikhawatirkan. Bor pile ini berbeda dengan tiang pancang atau paku bumi. Apalagi Pasar Kanjengan ini kan lokasinya jauh dari Bangunan Cagar Budaya (BDB),” ujarnya, Selasa (17/10).

Timmy menambahkan, nantinya pembangunan Pasar Kanjengan tahap pertama ini akan dibangun lima lantai dengan dua lantai yang bisa difungsikan oleh pedagang, sesuai keinginan dari Kementerian Perdagangan RI.

“Kemendag ingin berapa pun besarnya bangunan yang penting sudah dapat difungsikan penuh pasarnya. Mereka khawatir jika sudah dibangunkan, tapi mangkrak apalagi saat ini anggarannya tidak kecil, sekitar Rp 90 miliar,” ucapnya.

Ditanya soal kendala, ia menerangkan, tidak terdapat kendala yang berarti. Namun dalam pembangunan nanti, pihaknya mengaku akan menggunakan metode yang bisa dilanjutkan ke proses pembangunan berikutnya.

“Nanti kita akan menambah stek kolom besi untuk penambahan yang dikasih pelindung agar tidak rusak terkena cuaca. Kan kita tidak tahu kapan pembangunan selanjutnya akan dilakukan,” tukasnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *