Dewan Berharap Tak Ada Lagi “Kopi Coro” 

SEMARAMG (asatu.id) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi berharap, dengan adanya Workshop Pembangunan Budaya Integritas (Tunas dan Sistem Integrasi) Untuk Eksekutif dan Legislatif Pemerintah Kota Semarang, bisa meningkatkan kinerja eksekutif dan legislatif lebih baik lagi.

“Kami berharap dengan workshop selama tiga hari ini bisa meningkatkan kinerja lebih baik ,transparan, akuntabel lagi. Karena ini demi masyarakat kota Semarang. Dan untuk peserta, semoga bisa menerapkan apa yang diharapkan KPK. Karena tujuan KPK ini adalah dalam rangka pencegahan,”  ujarnya, Rabu (11/10).

Dalam memberikan transparansi kepada masyarakat Kota Semarang, lanjut Supriyadi, saat ini DPRD telah memiliki laman untuk menampung segala, saran, aspirasi, dan harapan dari masyarakat.

“Beberapa waktu yang lalu kami meluncurkan E-Sarapan (saran, aspirasi, dan harapan) sebagai media masyarakat menyampaikan uneg-unegnya,” imbuhnya.

Kedepan, pihaknya berharap pula setelah adanya workshop ini tidak ada lagi istilah “kopi coro” yang melibatkan kesepakatan-kesepakatan atau konspirasi negatif di kalangan eksekutif dan legislatif.

“Kopi coro itu istilah kejahatan. Dan itu sudah tidak ada lagi. Dengan kepemimpinan kami harapnya lebih transparan dan akuntabel lagi. Dimana selain E-Sarapan, kami juga selalu melakukan streaming saat rapat untuk transparansi kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku senang dengan adanya acara workshop yang dalam hal ini KPK menjadi pembicaranya.

“Kita terimakasih karena dari pihak KPK turun ke Semarang untuk me-maintain integritas kawan-kawan eksekutif dan legislatif ini. Di mana hari ini bisa berkumpul dalam diskusi terkait integritas, ini seperti di charge lagi. Jadi harapannya yang sudah baik ini terus di charge supaya tetap baik,” tukas wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Adapun Workshop yang berlangsung selama tiga hari tersebut digelar di Hotel Ciputra. Dihadiri peserta dari eksekutif dan legislatif Kota Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *