PSIS Tak Mau Kecolongan di Laga Terakhir

SEMARANG (asatu.id) – Laskar Mahesa Jenar diinstruksikan untuk bermain all out saat menjamu Persibat Batang pada laga lanjutan babak 16 besar Grup B, Liga 2, di Stadion Moch Soebroto Magelang, Rabu (11/9).

“PSIS wajib menang pada laga terakhir babak 16 melawan Persibat. Anak-anak Semarang harus tampil all out agar tidak kecolongan poin di laga pamungkas di Grup B,” kata Direktur Umum PSIS Semarang Khairul Anwar di Semarang, Selasa (10/9).

Pada pertandingan terakhir tersebut, tim besutan Subangkit tinggal meraih hasil seri untuk merebut tiket delapan besar. Pada klasemen Grup B, PSIS memimpin dengan perolehan 10 poin, disusul Persibat dan PSMS Medan yang sama-sama mengantongi tujuh poin.

Meski membutuhkan hasil imbang, kata  pengacara asal Semarang tersebut, PSIS jangan menganggap remeh Persibat. Tim sesama dari Provinsi Jawa Tengah itu wajib diwaspadai, karena Persibat masih memiliki peluang untuk meraih tiket delapan besar.

“Kalau PSIS kalah, Persibat akan mengantongi poin 10. Jika selisih gol mereka lebih baik, PSIS gagal meraih tiket delapan besar,” paparnya.

Persaingan menjadi seru jika PSMS Medan mampu mengatasi perlawanan Persita Tangerang. Dengan demikian, tiga tim bisa sama-sama meraih nilai 10.

“Untuk itulah, saya berharap PSIS bermain hati-hati saat melakoni laga terakhir. Intinya, tim Kota Semarang jangan sampai kehilangan poin,” paparnya.

Soal lokasi pertandingan kandang PSIS yang digelar di Magelang, Khairul mengatakan sementara ini hanya Stadion Moch Soebroto yang memungkinkan untuk dipakai.

 

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *