Jateng Dapat Tambahan 460 Ribu Dana PKH

SEMARANG (asatu.id) – Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) penerima dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2018 bakal mengalami penambahan sejumlah 460 ribu penerima PKH.

Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa mengatakan penambahan tersebut bukan berati kemiskinan di Jateng mengalami peningkatan.

“Ini artinya bahwa, bukan berati kemiskinan di Jateng bertambah, tapi bapak presiden ingin memberikan tambahan perlindungan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia termasuk warga Jateng,” ujarnya di SMA N 1 Semarang, Senin (9/10).

Sementara, lanjut Khofifah, pada tahun 2018 program PKH di seluruh Indonesia akan mengalami penambahan sebanyak 4 juta.

“Bapak presiden sudah memberikan arahan tahun 2018 akan ada tambahan penerima PKH kalau se-Indonesia tambahnya 4 juta,” tandas Khofifah.

Di kesempatan yang sama, Presiden Jokowi mengingatkan kepada masyarakat penerima PKH dapat menggunakan dana sebesar Rp 1.890, 000 tersebut  untuk kebutuhan tambahan gizi dan keperluan sekolah anak.

“Uang-uang yang ada disini ini harus digunakan untuk keperluan tambahan gizi anak, betul ? untuk keperluan pendidikan anak-nak kita, boleh untuk  keperluan sekolah,” pesan Jokowi.

Dalam kunjungan Presiden Jokowi di SMA N 1 Semarang  yang didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan 7.000 PKH dan 1.500 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada anak yatim dari berbagai tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA, dan dari tingkat kesetaraan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *