Takut Saat Beli Obat Dapet Yang Ilegal, Lakukan Hal Ini

SEMARANG (asatu.id) – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Semarang menghimbau agar masyarakat terus waspada di dalam mengkonsumsi obat, tertutama obat yang tidak dijual ditempat resmi atau legal.

Mengingat maraknya obat ilegal yang beredar secara bebas baik melalui sistem online maupun off line.

Kepala BB POM Semarang, Endang Pudjiwati mengatakan sebelum mengkonsumsi obat ada baiknya masyarakat melakukan Cek ‘Klik’.

“Cek Klik, yang berarti K, Kemasanya utuh, tersegel dan masih bagus. L, lebel lengkap ada prosedurnya, komposisnya, kontra indikasinya, juga ada peringatannya. I, izin edar pastikan prodaknya terdaftar di badan pom, dan K terahkir, kadaluwarsanya belum terlampaui,” ungkapnya saat asatu.id di sela-sela kesibukannya, Sabtu (7/10).

Pihaknya pun menyarakan, untuk pembelian obat keras masyarakat harus membeli di apotek sesuai dengan resep dokter, kecuali untuk obat tertentu yang memang obat keras kemudian boleh disarankan oleh apotek.

Sementara untuk obat bebas terbatas, pihaknya menganjurkan agar masyarakat dapat membeli  obat di toko yang legal.

Dikatakannya, obat ilegal dapat ditekan apabila masyarakat ikut pro aktif memberantas dengan tidak mengkonsumsi barang (obat ilegal) tersebut.

Ia menambahkan, untuk memberikan edukasi masyarakat serta membuat masyarakat cerdas memilih obat legal dirinya menyarankan untuk mengecek memalui aplikasi .

“Mengecek keaslian obat bisa mendownload aplikasi BPOM di handphone android,  kemudian masukan nomer seri produk. Jika produk tersebut terdaftar maka akan keluar data-datanya,” pungkasnya.

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan