Bapenda Optimis Pendapatan PBB capai Rp 440 M

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang, Yudi Mardiana menyatakan optimis pendapatan PBB di tahun 2018 mencapai Rp 440 miliar. Walaupun akan diberlakukan bebas biaya PBB bagi wajib pajak dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) di bawah Rp130 juta di tahun yang sama.

“Tidak akan berpengaruh terhadap penurunan pendapatan pajak daerah khususnya PBB. Sebab nantinya akan ada subsidi silang,” ujarnya, Minggu (8/10).

Yudi menerangkan, subsidi silang tersebut diberlakukan dengan cara nenaikkan pajak dari wajib pajak dengan NJOP lebih dari Rp130 juta yang objek pajaknya berada di daerah-daerah strategis seperti di jalan protokol akan dinaikkan.

Pihaknya mengaku, saat ini NJOP di Kota Semarang masih dibawah jauh dari harga pasaran. Harapannya, dengan menaikkan NJOP wajib pajak mampu menopang subsidi silang tersebut.

“Kami sudah menghitung ada sekitar 30-35% dari 500 ribuan wajib pajak yang akan digratiskan PBBnya. Terbanyak di daerah penyangga seperti Kecamatan Gunungpati, Mijen, dan Tembalang,” imbuhnya.

Untuk langkah penyesuaian NJOP, ia membeberkan bahwa Bapenda telah bekerjasama dengan Dinas Pertanahan untuk menentukan Zona Nilai Tanah (ZNT), yang nantinya wajib pajak dan juga notaris harus taat pada aturan ZNT tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *