Pilgub Jateng, Calon Independen Harus Kantongi 1,78 Juta Dukungan

SEMARANG (asatu.id) – Sebanyak 1.781.606 dukungan harus dikantongi pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng) yang melalui jalur perseorangan atau independen dalam pemilihan umum (Pemilu) serentak pada 2018 mendatang.

Jumlah tersebut merupakan ketentuan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingat paslon independen harus mengantongi dukungan 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) terahkir.

Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan, DPT terahkir di wilayah yang dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranowo ini sebanyak 27 juta penduduk.

“Kurang lebih penduduk Jateng ada di atas 20 juta, dengan DPT sebanyak 27 juta. Jadi kalau 6,5 persen, paslon independen harus mengumpulkan dukungan  sebanyak 1.781.606 orang,” ujar Joko saat di temui asatu.id di Kantornya Jalan Veteran No. 142, Semarang, Jumat (6/10).

Menurut Joko, jumlah tersebut dirasa berat bagi paslon independen, mengingat waktu yang disediakan cukup pendek untuk mengumpulkan dukungan sebanyak itu.

Maka itu, terus Joko, pihaknya melakukan sosialisasi lebih dink kepada calon melalui jalur independen di seluruh Satker (satuan kerja) KPU baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Pengumanam untuk penyerahan syarat dukungan calon perseorangan dilakukan ahkir November, kemudian pendaftaran paslon dilakukan januari 2017. Karena calon perseroangan harus  menyampaikan dukungan dan harus nenyiapkan sejak dini maka sosialisasi bagi calon indepden dilakukan sejak dini,” pungkas Joko. (is)

 

 

 

 

18

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan