Soroti Prona, Ini Biaya Ideal Pembuatan Sertifikat Tanah

SEMARANG (asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo menyoroti soal Prona Sertifikasi Tanah. Dalam SKB Tiga Menteri disebutkan bahwa biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 150 ribu.

Dikatakan Ganjar, jumlah tersebut dianggap kurang karena setidaknya dibutuhkan biaya antara Rp 400 ribu hingga Rp 450 ribu untuk pengurusan.

“Di beberapa daerah ada ketakutan jika menaikkan nanti kena masalah. Makanya harus ada kebijakan melegalkan angka yang pasti agar tidak  akan muncul persoalan hukum,” kata Ganjar dalam acara seminar Dinamika dan Tata Kelola Keuangan Desa di Gedung Gradika Komplek Kantor Gubernur Jateng, Selasa (3/10).

Langkah tersebut, lanjutnya, dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap pemerintah desa serta mewujudkan target Presiden Joko Widodo yang akan mengelurkan 5 juta sertifikasi pada tanah tahun ini.

Selain itu, terkait dana desa,Politisi PDIP ini juga berharap ada penyederhanaan pola laporan keuangan pemerintahan desa.

Mengigat, muncul pelanggaran hukum seperti penyimpangan serta terdapat 11 kasus yang saat ini sedang berlangsung proses hukum akibat melakukan peyalah gunaan dana desa tersebut.

“Tidak perlu tebal-tebal, cukup dua lembar tapi subtansi mencakup semua. Jangan lagi gara-gara laporan ini malah bikin persoalan,” pesan Ganjar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *