Fadhilah Nayma Salsabila, Getol Tularkan Virus Cinta Batik

Putri Batik Jawa Tengah 2017

Putri Batik Jawa Tengah 2017

SEMARANG (Asatu.id) – Memperingati Hari Batik Nasional, salah satu penyedia jasa hotel yang favorit di Kota Semarang, Hotel Noormans Semarang menggelar agenda yang menarik. Yaitu, peragaan busana batik yang dibawakan oleh para Denok dan Kenang yang mengundang banyak perhatian dan mata memandang.

Agenda yang digelar di De Jawi’s Resto dipenuhi oleh para tamu undangan. Dari pantauan Asatu.id turut hadir perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Putri Batik Kampus, Duta Lingkungan Hidup, Putri Hijabku serta para duta wisata masing-masing kabupaten yaitu Mas dan Mbak Kabupaten, Senin (2/10).

Dari padatnya acara tampak menarik perhatian salah satu peserta yang bernama lengkap Fadhilah Nayma Salsabila. Dara cantik ini ternyata menyabet gelar Putri Batik Kampus Se-Jawa Tengah 2017.

Saat disapa Asatu.id, gadis kelahiran Malang, 29 Juli 1996 ini menjelaskan aktivitasnya yang masih dipadati dengan jadwal studi di Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro.

Fadhilah, panggilan akrabnya pun menceritakan awal ketertarikannya terhadap batik. Menurutnya, ia mulai mengenal batik lebih dekat saat berumur 18 tahun. Tepatnya di tahun 2014 karena mengikuti festival batik yang digelar di kampusnya.

Selama tiga tahun terakhir semakin mengenal batik, Fadhilah menjelaskan semakin cinta dengan ragam batik yang ada di Indonesia. Ia pun mengaku jadi getol belajar dan mengenal berbagai jenis batik yang ada secara bertahap.

Melihat potensi yang dimiliki untuk mengikuti kontes kecantikan dan ketertarikannya dalam batik membuatnya mengombinasikan keduanya untuk serius ditekuni.

Sejak 2017, Fadhilah pun semakin fokus dan langsung berniat mengikuti berbagai kompetisi yang diselenggarakan. Tak tanggung-tanggung, niatnya pun berbuah manis, ia berhasil menyabet gelar Putri Kartini 2017 dan Putri Batik Jawa Tengah pada 2017.

Fadhilah bahkan dengan berapi-api dapat menjelaskan pentingnya generasi muda mengenal batik dan bangga mengenakannya. “Saya sangat suka batik khas Semarangan karena unik. Saya juga menyukai batik dari pesisir seperti Pekalongan,”tuturnya kepada Asatu.id.

Dengan penuh semangat, Fadhilah yang kini mengemban tugas sebagai Putri Batik Se-Jawa Tengah 2017 terus berupaya menularkan virus kecintaannya terhadap batik kepada generasi muda. Salah satunya giat memperkenalkan batik dan berbagai keunggulan batik lewat akun sosial media pribadinya. (Anin)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *