KADIN Melalui Program CSR, Sodorkan Konsep Seperti ini

SEMARANG (asatu.id) – KADIN Kota Semarang telah menyiapkan konsep guna bantu program pemulihan kembali terhadap prasarana dan sarana infrastruktur akibat bencana di kota Semarang yang dilakukan oleh BPBD kota Semarang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Meetting Room Star Hotel, Kamis (28/9).

Poerna Sri Oetari selaku kontap lingkungan hidup untuk bidang lingkungan dan CSR. Dirinya menerangakan bahwa didalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) yang terkait dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)  atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Dengan adanya UU tersebut maka turunlah perda tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), yang kegiatanya memfasilitasi CSR dari pengusaha terhadap pemanfaatannya.

“Kami hadir untuk menyampaikan peranan KADIN terhadap penanganan lahan kritis dan rawan bencana melalui program CSR. Dimana biasanya CSR melakukan pemberdayaan ekonomi dan pendampingan UMKM. Namun kali ini kami menyodorkan konsep Hutan Organik yang didalamnya ada Pertaninan dan Peternakan Organik.” Ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Poerna juga mengatakan bahwa KADIN akan mendapatkan arahan dari Walikota Semarang, mengenai lahan yang dipilih untuk menjadi contoh Program Hutan Organik. Dia juga memberitahukan bahwa, KADIN telah masuk pada SK walikota untuk forum PKBL.

“Bersama dengan pemerintah kami memfasilitasi, membuat program, dan menetapkan konsepnya. Kemudian kami juga akan mendampingi para pihak yang bersangkutan. Dalam program ini tidak hanya KADIN, numun ada juga unsur perguruan tinggi, masyarakat dan pengusaha.” tambahnya. (dhino)

44

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan