Hendi : MXGP Promosikan Semarang di Kancah Dunia

SEMARANG (asatu.id) – Gelaran Motocross Grand Prix (MXGP) yang akan diadakan di Semarang pada 2018 mendatang dipastikan akan menarik banyak atensi, terutama perhatian dunia internasional bahwa di Kota Semarang bisa membuat event akbar tersebut.

Menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dengan event sekelas kejuaraan tingkat dunia tersebut  bisa memberikan dampak yang positif dan membangun kebanggaan warga Kota Semarang di tingkat internasional.

“Pastinya ini bisa mengangkat dan mempromosikan Kota Semarang dari segala sektor ke kancah dunia,” ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini, Jumat (29/9).

Pihaknya menerangkan, dalam MXGP akan ada 30 tim dari luar negeri yang akan mengikuti turnamen yang akan diselenggarakan di 2018 mendatang. Satu tim, lanjut Hendi, kemungkinan akan membawa 50 orang sampai 100 orang. Maka, diprediksinya, akan ada 2.000 bule yang datang di Kota Semarang.

“Pasti akan membuat hotel penuh, jajanan, dan berbagai oleh-oleh asal Kota Semarang akan laris. Semua aktivitas ekonomi akan bergeliat,” terangnya.

Terkait dengan sorotan anggota Dewan,  Hendi tidak akan memaksakan kegiatan itu jika beberapa anggota dewan menolaknya.

“Yang pasti hal itu dilakukan untuk mempromosikan Kota Semarang ke kancah dunia internasional. Kalau ditolak ya gimana lagi ?, kita tidak terlalu memaksakan diri,” ucapnya.

Terkait aksi walk out beberapa fraksi dalam sidang paripurna yang membahas sejumalh agenda, salah satunya tentang dana hibah untuk penyelenggaraan event MXGP tersebut, Hendi menilai bahwa hal itu merupakan hak anggota dewan.

Sebelumnya, beberapa anggota dewan menyoroti anggaran dana hibah senilai Rp 18 Miliar yang berujung pada beberapa fraksi Seperti Gerindra, PKB, dan Golkar memilih Walk Out (WO) dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *