Ini Alasan Fraksi WO di Paripurna

SEMARANG (asatu.id) – Beberapa Fraksi menyatakan walk out (WO) dalam sidang paripurna DPRD Kota Semarang yang membahas anggaran tahun jamak. Fraksi menilai, penetapan kegiatan tersebut bukan merupakan skala prioritas pembangunan yang harus segera dilakukan pemerintah Kota Semarang.

Ketua Fraksi Golkar Wisnu Pujonggo menilai penganggaran tahun jamak tidak tepat dalam pengerjaan pembangunan. Menurutnya, skema pengerjaan kegiatan tahun jamak juga berpotensi menimbulkan persoalan hukum sehingga semestinya dipertimbangkan.

”Dari pengalaman yang sudah kan bisa dilihat. Dari DPRD mendorong proyek harus sekali jadi dalam setahun. Kalau sampai 2-3 tahun, belum tentu pemborongnya satu pihak sehingga bisa menimbulkan persoalan,Kita harus belajar dari pembangunan Terminal Mangkang yang juga dikerjakan bertahun-tahun,” ujarnya, Kamis (28/9).

Ia mencontohkan kegiatan di tahun jamak lain yang prioritas seperti Semarang Outer Ring Road (SORR) yang malah belum terselesaikan, dan beberapa proyek lain yang sangat mendesak.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Lina Aliana menambahkan, menyayangkan tidak masuknya pembangunan Pasar Johar dalam penganggaran tahun jamak.

“Kami ini wakil rakyat yang harus mengemban aspirasi rakyat. Ada beberapa skema ‘project’ yang belum tentu dibutuhkan rakyat, seperti yang sudah disampaikan tadi saat sidang paripurna,”

Lina menambahkan, saat ini kondisi pedagang Pasar Johar korban kebakaran saat ini sangat memprihatinkan. Mereka banyak mengeluhkan di tempar relokasi pembelinya sangat sepi dan ingin segera pindah lagi ke Pasar Johar,

Namun demikian Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menyatakan, tetap menghormati keputusan fraksi-fraksi yang memutuskan untuk WO di tengah rapat.

”Kami mempertanyakan sikap mereka, karena rapat ini hanya menetapkan. Sedang pembahasan perlu tidaknya anggaran tahun jamak dan kegiatan apa saja yang bisa ditahun jamak sudah dibahas di Badan Anggaran, perwakilan mereka juga ada dalam Badan Anggaran,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *