Undip Akan Bangun Fakultas Pertanian di Batang

SEMARANG (asatu.id) – Universitas Diponegoro Semarang akan membangun Fakultas Pertanian dan Peternakan di lahan bekas PT Traktak, Batang. Dalam pembangunan ini Undip bekerja sama dengan pemerintah kabupaten setempat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Nasikhin, di Batang, Kamis (28/9), mengatakan pihak Undip Semarang sudah mengajukan permohonan kerja sama disertai dokumen analisisnya kepada Pemkab Batang.

“Undip masih mengurus proses administrasinya. Mudah-mudahan akhir tahun 2017 proses administrasi sudah selesai, sehingga awal 2018 sudah bisa dimulai pembangunan fisiknya,” kata Nasikhin.

Pemkab Batang, kata dia, akan menindaklanjuti kerja sama ini dengan melakukan studi banding ke pemerintah daerah lain yang pernah bekerja sama dengan perguruan tinggi.

Rencananya, ujar dia, Pemkab Batang akan melakukan studi banding ke Kabupaten Sumedang. Sebelumnya, daerah asal Provinsi Jabar ini telah lebih dahulu melakukan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.

“Nanti pada 2 Oktober 2017, kami akan berkunjung ke Kabupaten Sumedang untuk melihat bentuk kerja sama yang telah dilakukan antara pemkab setempat dengan Universitas Padjajaran (Unpad) dan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN),” katanya.

Tahap selanjutnya pemkab bersama DPRD akan membahas masalah peralihan status kepemilikan tanah bekas milik PT Traktak di Kecamatan Bandar yang akan digunakan untuk pembangunan Fakultas Pertanian dan Peternakan itu.

“Kami akan bicarakan dengan DPRD terkait masalah itu. Jika tanah itu dihibahkan, kami akan mengacu pada peraturan yang berlaku,” katanya.

Menurut dia, pemkab diperbolehkan memberikan hibah tanah sejauh masih sesuai peraturan serta memiliki dampak positif terhadap kepentingan masyarakat.

“Rencananya pembangunan Fakultas Pertanian dan Peternakan Undip akan berdiri di atas dua bidang tanah, seluas 10 hektare,” katanya.

Asatu.id, Undip, semarang, fakulas pertanian dan Peternakan, Nasikhin

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *