Tabel Denda E-Tilang Harus Dicantumkan

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu mengatakan, Ombudsman RI perwakilan Jawa Tengah mengharapkan adanya sosialisasi dan koordinasi maksimal terkait e-Tilang dari penyelenggara.  Dalam hal ini kepolisian, pengadilan, kejaksaan dan pemerintah daerah.

Sabarudin menilai, dengan adanya e-Tilang CCTV bisa mencegah terjadinya pungli, membantu penegak hukum dalam melakukan pemantauaan atas kejahatan. ”Kami setuju, selain itu juga mampu meningkatkan kesadaran para pengendara dalam berkendara dan berlalu-lintas,” ujarnya, Senin (25/9).

Pihaknya menambahkan, belum adanya tabel denda untuk penindakan dalam e-Tilang CCTV ini manjadi hal yang sangat penting, sehingga dalam tilang, masih menerapkan denda maksimal.

“Seharusnya, ini sudah selesai sebelum diterapkan. Selain itu juga tidak semua masyarakat menggunakan ATM, sehingga menyulitkan untuk membayar denda,” ucapnya.

Terkait tabel denda, lanjut dia, pihaknya berharap pihak terkait segera untuk menerbitkan table denda pelanggaran lalu-lintas ini di Kota Semarang sebagai patokan dalam penindakan e-tilang. “Masing-masing daerah berbeda-beda table dendanya, seharusnya Pengadilan Negeri Semarang mendorong untuk terbitnya table denda pelanggaran lalu-lintas ini di Kota Semarang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Muhammad Khadik menerangkan, terkait teknisnya, pelanggar yang terekam melakukan pelanggaran akan direkam dan dipotret melalui ATCS CCTV yang terkontrol di server pusat, yakni markas Dinas Perhubungan Kota Semarang.

“Setelah itu data dikirimkan via email ke Ditlantas Polda Jateng dan Satlantas Polrestabes Semarang dan kemudian mereka akan menindaklanjuti,” terangnya.

Pada dasarnya, lanjut Khadik, e-Tilang CCTV hanyalah inovasi penggunaan teknologi. Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak resah dan takut selama menaati peraturan berlalu lintas. “Jadi justru kita melakukan penindakan terhadap mereka yang melanggar aturan. Selama kita menaati peraturan berlalu lintas, kenapa harus khawatir,” tukasnya. (yan/is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *