Marak Operasi OTT, LCKI Kota Semarang Lakukan Dua Langkah Persuasif

Jumpa Pers BPK LCKI

credit photo by Dhino

SEMARANG (Asatu.id) – BPK LCKI Kota Semarang telah menggelar konferensi pers bersama rekan-rekan media di Cafe Banaran Semarang, Senin (18/9). Acara ini dihadiri oleh banyak rekan-rekan dari berbagai media di Semarang.

Agenda pertemuan ini dilakukan sebagai langkah persuasif LCKI Kota Semarang dalam mengimbau Kepala Daerah, terkait operasi OTT khususnya di Jawa Tengah. Pihaknya mengaku sangat prihatin ketika begitu banyaknya target operasi OTT di Jawa Tengah yang dilakukan oleh KPK.

Di bawah pimpinan KSP Doni Sahroni bersama Widiyanto Tri Handoko selaku Sekertaris dan Alfebian Yulando selaku Bendahara, LCKI Kota Semarang menyerukan dan berharap kepada Kepala Daerah, khususnya di Jawa Tengah agar lebih mawas diri, introspeksi diri, dan amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh masyarakat di daerahnya masing-masing.

“Kami memantau ada sebuah pergerakan suasana panas di Jawa Tengah khususnya menghadapi momentum 2018. Harapannya tragedi OTT yang ada di Jawa Tengah itu yang terakhir adalah di Tegal. Kami mempunyai data dan informasi target-target di Jawa Tengah. Mudah-mudahan informasi data yang diperoleh itu salah,”tegas Doni Sahroni.

LCKI Kota Semarang berharap kepada Kepala Daerah di Jawa Tengah untuk tidak terpengaruh suasana panas momentum 2018 itu. Karena LCKI Kota Semarang melihat faktor-faktor terjadinya perbuatan melawan hukum, salah satunya OTT yang sepertinya ada korelasinya dengan momentum 2018.

“LCKI Kota Semarang akan melakukan langkah-langkah konkret sebagai upaya untuk mendukung program-program pemerintah dalam memerangi perbuatan melawan hukum khususnya tindak korupsi, tidak ada tebang pilih tidak ada pilih kasih. Siapapun yang terkena permasalahan hukum harus diproses,” ujar Doni Sahroni.

Beberapa langkah konkret yang dilakukan oleh LCKI adalah :

  1. LCKI Kota Semarang akan menyurati pihak aparat baik itu KPK, Kepolisian dan Kejaksaan, sebagai bentuk dukungan program pemerintah untuk mengungkap kasus-kasus baik tindak korupsi atau kasus lainnya.
  2. LCKI Kota Semarang akan menyurati seluruh Kepala Daerah di Jawa Tengah khususnya Semarang sebagai bentuk himbauan dan harapan untuk lebih amanah, mawas diri, menahan diri untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan melawan hukum.

Selain melakukan langkah tersebut, Doni Sahroni berharap LCKI Kota Semarang dapat menciptakan suasana yang kondusif baik di tingkat propinsi Jawa Tengah maupun di tingkat kota Semarang.

“Kita tidak ingin menciptakan sebuah kegaduhan situasi karena sekali lagi tujuan dari LCKI adalah untuk mensejahterakan masyarakat, ketika ada kegaduhan pihak yg sangat dirugikan adalah masyarakat,”tambah Doni di akhir konferensi pers. (Dhino)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *