KPIS Tularkan Edukasi Kesehatan Reproduksi di SMP 27 Semarang

KPIS Tularkan Edukasi Kesehatan Reproduksi di SMP 27 SemarangSEMARANG (asatu.id) – Komunitas Perempuan Indonesia Sehat (KPIS) Kota Semarang memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan pengenalan penyakit infeksi menular seksual. Kali ini, Murid kelas IX SMP Negeri 27 Semarang mendapat edukasi tentang pencegahan dan bahaya pergaulan seks bebas pranikah yang marak dikalangan remaja.

Ketua KPIS Semarang, Nur Khasanah mengatakan, kegiatan yang dikemas KPIS Goes To School, ‘Indonesia Sehat, Indonesia Kuat’ ini, memberikan penyuluhan kepada remaja terutama usia anak sekolah agar menjadi remaja yang sehat baik secara fisik maupun moral untuk mewujudkan Indonesia sehat.

“Selama rentang 2011-2016 ada sekitar 748 penderita HIV /AIDS di Kota Semarang, dan angka ini adalah terbesar di Jateng. Penyebab utama seks bebas karena tanpa filtrasi terknologi,” ujarnya, Rabu (20/9).

Nur berharap para siswa mampu mengenal bahaya seks bebas dan penularan penyakit menular seksual, maka bisa lebih menjaga pribadi dan kesehatan reproduksi

Sementara, Kepala Bagian Pendidikan Dasar dan Menengah Dinas Pendidikan Kota Semarang, Sutarto, mengapresiasi kepada KPIS yang peduli pada siswa dalam edukasi kesehatan reproduksi pada siswa sekolah.

“Harapan kami agenda KPIS Goes To School dapat kita laksanakan di seluruh SMP se-Kota Semarang, karena edukasi yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi serta pergaulan sehat di lingkungan remaja sangatlah penting,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *