Ruas Bawen-Salatiga Beroperasi

Caption : Suasana Siaran persnya di kantor PT TMJ, Jalan Murbei No 1 Sumurboto Semarang, Jumat (15/9).

SEMARANG (asatu.id) – Hari Jumat (15/9) Jalan Tol Ruas Bawen – Salatiga sepanjang 17,6 Kilometer (KM) yang merupakan bagian dari Jalan Tol Semarang-Solo dioperasikan.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Yudhi Krisyunoro mengatakan, selama tahap uji coba (soft opening) tersebut pengendara yang melintas tidak akan dikenakan biaya.

“Untuk tahap uji coba ini, khusus Ruas Bawen-Salatiga tidak dikenakan tarif kepada pengendara yang melintas hingga terbitnya Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang pemberlakuan tarif di ruas tersebut,” ujarnya saat memberikan siaran persnya di kantor PT TMJ, Jalan Murbei No 1 Sumurboto Semarang, Jumat (15/9).

Dalam pengoperasian tersebut, lanjutnya, sekaligus menandai perubahan sistem transaksi tol, yang saat ini menggunakan sistem terbuka akan dirubah menjadi sistem tertutup sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT)

Ia menjelaskan, untuk mekanisme pengoperasian dengan sistem tertutup pemakai jalan tol yang memasuki Gardu Masuk (Entrance) harus mengambil Kartu Tanda Masuk Elektronik (KTME), dan di Gardu Keluar (Exit) harus menyerahkan KTME serta membayar tol sesuai golongan kendaraan dan asal Gerbang tol.

Ia menambahkan, kendati Ruas Tol Bawen-Salatiga dioperasikan dalam tahap uji coba namun dirinya memastikan bahwa Standart Pelayanan Minimum (SPM) Jalan Tol sudah terpenuhi.

“Sarana dan prasarana Ruas Bawen-Salatiga sudah sesuai dengan SPM Jalan Tol sebagai tertuang dalam Peraturan Menteri PUPR RI nomor 16/PRT/M/2014 tanggal 17 Oktober 2014,” pungkasnya.

35

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan