Polda Jateng MoU dengan 3 Kabupaten/Kota, Ada Apa ?

SEMARANG (asatu.id) – Guna memenuhi kebutuhan personil anggota Polri dalam menjalankan tugasnya.

Polisi Daerah Jawa Tengah melakukan proaktif dalam penjaringan pendaftaran yang bekerjasama dengan 35 Kabupaten/Kota di Jateng.

Penandatanganan MOU atau kerjasama itu dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Wakapolda Jateng Brigjend Pol Indrajit, Bupati Jepara Marzuki, Bupati Sukoharjo Wardoyo dan Bupati Karanganyar yang diwakili oleh stafnya. Serta disaksikan oleh 35 Wakapolres se-Jateng juga ikut hadir menyaksikan penandatanganan MOU tersebut.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, menjelaskan, dari tahu ke tahun sebetulnya banyak peserta berbakat mendaftarkan dirinya sebagai anggota Polri.

“Bakat-bakat itu seperti hafal quran, berprestasi di bidang akademik, olahraga, paskibraka dan lainya. Namun, begitu melewati seleksi mereka mengalami kegagalan karena kesiapan yang belum matang,” ujarnya.

Meski demikian, anak-anak yang berada di wilayah Jawa Tengah banyak sekali yang memiliki talent schouting (bakat) serta kelebihan tersendiri.

Tetapi, tambah Chondro, begitu masuk seleksi kurang kesiapan fisiknya, akademisnya, psikotestnya itu menjadi unsur dalam kegagalan.

“Nah, untuk itu harus diperlukan persiapan, serta melakukan pelatihan-pelatihan agar nantinya yang memiliki kelibihan khusus ini dapat di terima setelah melewati ujian seleksi,” terang Chondro, Rabu (14/9).

Tahapan awal ini, Chondro menuturkan, bekerjasama dengan tiga pemerintah daerah dulu sebagai percontohan yaitu, Pemkab Jepara, Pemkab Sukoharjo dan Pemkab Karanganyar.

“Ini merupakan program di seluruh Indonesia. Dijajaran Polda Jateng melalui Karo SDM langsung melakukan kegiatan proaktif. Sehingga terlaksananya kegiatan MoU tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo menyatakan sangat mendukung program pelatihan menjelang perekrutan anggota Polri ini.

“Dengan gagasan yang disusun oleh Bapak Kapolda sangatlah bagus. Dan baru kali ini Pemkab dilibatkan dalam perekrutan anggota Polri yang dilatih lebih dahulu,” katanya.

Maka dari itu, tambah Wardoyo, dari Pemkab akan mengangarkan dalam anggaran daerah untuk mendukung kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur dengan program dari Polda Jateng melakukan pelatihan menjelang perekrutan anggota Polri untuk warga masyarakat kami. Apalagi, jika lulus sebagai anggota Polri, Polda Jateng akan menugaskan ke daerah asal masing-masing,” pungkasnya.(Dhino)

202

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan