Baca, Disini Ada Tahapan dan Syarat Paslon Independen Pilgub 2018

SEMARANG (asatu.id) – Sekurangnya 1.781.606 dukungan harus diperoleh pasangan calon (paslon) dari perseorangan atau independen yang bakal mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018 mendatang.

Dukungan tersebut harus tersebar minimal di 18 kabupaten dan kota, dibuktikan dengan formulir peryataan dukungan dan foto copy KTP Elektronik dari para pendukung.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Joko Purnomo saat menggelar jumpa pers di Kantor KPU Jateng, Jalan Veteran No 142 Semarang, Senin (11/9), mengatakan penetapan tersebut berdasar rapat KPU Jateng pada 9-10 September 2017 lalu.

“Sesuai aturan KPU No. 3 tahun 2017 tentang percalonan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati atau wali kota dan wakil walikota tahun 2018, jika jumlah DPT terahkir lebih dari 12 juta pemilihan maka wajib dikalikan 6,5 persen untuk mendapatkan jumlah dukungan bagi calon perseorangan. Maka jumlahnya adalah 1.781.606 orang,” ujar Joko.

Joko menambahkan, syarat minimal jumlah dukungan tersebut berasal dari total jumlah daftar pemilihan tetap (DPT) pada Pilkada 2015, Pilkada 2015, dan Pilpres 2014 di Jateng yang mencapai 27.409.316 pemilih.

Joko mengungkapkan sudah terdapat beberapa kelompok yang mencari informasi terkait pengajuan calon perseorangan. Dikatakanya, Hingga Senin (11/9), sudah terdapat lima kelompok yang menanyakan terkait persyaratan calon perseorangan.

Mereka ialah Sigit Prihatmoko, Andri Tri Nugroho, Bekti Wirotomo, dan Bahrun yang semuanya berasal dari Semarang. Sementara dari luar Semarang terdapat Paguyuban Tikus Piti Indonesia dari Jepara.

Sementara untuk tahapan calon perseorangan, Joko mengungkapkan bahwa pada tanggal 9-22 November 2017 merupakan pengumuman syarat minimal dukungan, tanggal 22-26 November 2017 penyerahan syarat ke KPU Jateng.

Tahap selanjutnya, lanjut Joko, penelitian jumlah minimal dukungan dan sebaran di 18 kabupaten atau kota yang akan dilaksanakan pada 22-28 November 2017.

Kemudian, 22 November-5 Desember 2017 penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda, lalu tanggal 6-8 Desember 2017 penyampaian syarat dukungan ke KPU kabupaten atau kota untuk verifikasi faktual.

Dilanjutkan, pada 9-11 Desember 2017 penyampaian syarat dukungan pasangan calon ke PPS dan terakhir 12-25 Desember 2017 penelitian faktual di tingkat desa atau kelurahan.

“Penyerahan syarat dukungan paslon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan nanti tidak dilakukan di kantor KPU Jateng, tapi berada di Undip Peleburan Jalan Imam Bardjo pada tanggal 22-26 November nannti. Jika ada salah satu persyaratan tidak dipenuhi paslon, KPU akan langsung menggagalkannya,” pungkas Joko.

64

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan