Pemkot Semarang Siap Naikkan Tunjangan Dewan, Tapi …

SEMARANG (asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi membenarkan rencana penaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang. Hal tersebut mengacu pada  Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD yang mengatur tentang tunjangan DPRD.

Hendi menjelaskan lebih lanjut, bahwa sepanjang sesuai dengan kebutuhan, Pemkot Semarang tentunya siap dan secara anggaran juga memungkinkan, yang nantinya akan dituangkan dalam peraturan wali kota.

“Kalau sudah diatur dalam peraturan yang lebih tinggi, pasti kami siap. Pemerintah Kota Semarang siap secara anggaran jika tunjangan anggota DPRD Kota Semarang dinaikkan, baik tunjangan perumahan, transportasi, dan tunjangan yang lainnya,” ujar wali Kota yang akrab disapa Hendi ini, Minggu (10/9).

Pihaknya menerangkan bahwa sebelum adanya Peraturan wali kota (Perwal) akan ada pembahasan dengan dewan.

“Perwal belum dikeluarkan, dan saya juga belum tanda tangan, sebab pembahasannya kan berjenjang,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Seiring adanya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD yang mengatur tentang tunjangan DPRD.

Rencananya, puluhan mobil dinas yang selama ini digunakan untuk operasional anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang akan ditarik seiring adanya tunjangan transportasi.

62

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan