Lazada Soroti Tren Positif UKM Digital di Semarang

SEMARANG (asatu.id)  – Lazada, destinasi belanja online nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara, menggelar sebuah kegiatan lokakarya yang menghadirkan beragam seller terbaik di kota Semarang sebagai bagian dari rangkaian program roadshow #Upgrade UKM ke 11 kota besar di seluruh Indonesia, Sabtu (9/9)

Semarang merupakan kota keempat yang dikunjungi oleh tim Lazada setelah Bandung, Makassar, dan Medan, untuk pelaksanaan kegiatan ini.

Sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, terkait pentingnya peningkatan jumlah titik pusat perekonomian baru di Indonesia untuk merangsang tingkat ekonomi dan daya beli masyarakat.

Lazada didukung oleh Bekraf, meluncurkan program roadshow #UpgradeUKM ini pada awal bulan Agustus lalu.

Bekerjasama dengan Facebook dan SiCepat, Lazada akan menyapa para wirausahawan termasuk pelaku UKM di berbagai kota untuk berbagi ilmu dan kiat mengembangkan bisnis secara online.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif #KamuJugaBisa yang diluncurkan bulan Mei lalu guna menjembatani pengembangan potensi UKM lokal di Indonesia.

Antusiasme dari ratusan pedagang, seller, dan pengusaha UKM kreatif tampak jelas ketika menyimak rangkaian kegiatan lokakarya informatif dan edukatif mengenai tren belanja online.

Kiat sukses menjadi penjual online berprestasi di marketplace, tips untuk mengembangkan bisnis dan mendorong pertumbuhan, serta berbagai macam solusi untuk mengatasi tantangan berjualan online.

Achmad Alkatiri, SVP Community & PR, Lazada Indonesia dalam pembukaan acara membagikan beberapa poin penting agar UKM dapat sukses.

“Memahami kebutuhan pelanggan dan kemajemukan Indonesia sebagai pasar adalah salah satu kunci mendasar dalam mengembangkan usaha yang kita miliki,” ujarnya.

Kita selaku para wirausahawan kreatif, lanjut Achmad, dituntut untuk terus menerus berinovasi dalam menghasilkan atau menghadirkan produk, serta senantiasa menjaga kualitas produk dan mutu pelayanan pelanggan terhadap pelanggan dengan baik.

“Pada akhirnya, pelanggan yang puas akan merekomendasikan jasa atau produk kita ke rekan dan kerabat mereka yang lainnya,” jelasnya.

Meski demikian, melihat besarnya potensi pasar online Indonesia, sudah sewajarnya UKM berani mengembangkan bisnisnya ke ranah digital.

“Bukti nyata komitmen kami dalam mendukung UKM adalah melalui fasilitas gratis ongkir, sehingga para penjual dan pedagang di berbagai daerah dapat semakin menjangkau pembeli dimanapun tanpa harus khawatir dengan biaya ongkos kirim,” lanjut Achmad.

Hadir menjadi salah satu narasumber di acara workshop #UpgradeUKM adalah Adhietyo Pratomo.

Beliau merupakan salah satu seller asli dari kota Semarang. Memulai usaha toko virtual bernama Tomtomo di Lazada.co.id sejak tahun 2012, kurang lebih 5 tahun melayani pesanan dari seluruh Indonesia.

“Saya merasakan sekali manfaat berdagang di Lazada, karena dapat meningkatkan taraf hidup saya dan keluarga,” katanya.

Bila dibandingkan, tambah Adhietyo, dengan toko tradisional ataupun situs marketplace lainnya, produk yang saya usung di situs Lazada mendapatkan exposure lebih tinggi.

Pihaknya menuturkan, mengubah pola pikir kita dari berdagang konvensional menjadi digital memang tidak mudah.

Pasalnya Lazada, sebagai marketplace ternama di Indonesia, memberikan kesempatan dan kemudahan bagi kita untuk menjangkau konsumen yang lebih besar, selain itu Lazada juga memiliki fasilitas pendampingan serta berbagai solusi untuk membantu meningkatkan angka transaksi kita.

“Menurut pelanggan saya, fasilitas gratis ongkir Lazada sangat menarik; dengan jumlah pembelian tertentu, mereka tidak perlu khawatir akan biaya ongkir dan barang dapat mereka terima tanpa halangan dan hambatan, yang penting alamat kirim ditulis jelas dan lengkap,” tegas Adhietyo.

Pada roadshow #UpgradeUKM di Semarang, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar lebih dalam mengenai cara memanfaatkan marketplace online untuk mendorong potensi usaha mereka, serta kiat sukses dari sejumlah seller berpengalaman yang terbukti berhasil mengembangkan usahanya di situs Lazada.

Adhietyo menambahkan, Dukungan dari manajemen Lazada terhadap para seller pun terpadu dan terus berkelanjutan.

“Selain memiliki jaringan pelanggan dan konsumen terluas dan tertinggi di Indonesia, situs Lazada mendorong pertumbuhan usaha para seller seperti saya dengan beragam fasilitas seperti gratis ongkir sehingga kita dapat memberikan harga yang kompetitif tanpa khawatir dengan beban biaya pengiriman,” imbuhnya.

Roadshow ini bertujuan untuk membantu para wirausahawan dan UKM untuk mengembangkan dan memajukan bisnis mereka ke tingkat yang lebih tinggi, khususnya bagi yang sebelumnya hanya berjualan secara offline.

Diharapkan nantinya mereka mampu menjangkau lebih banyak calon pelanggan dengan berdagang secara online.

Bagi yang semula memiliki usaha berskala kecil dapat meningkatkan kapasitas usaha menjadi menengah atau lebih besar lagi dan tidak menutupi kemungkinan bagi yang semula usahanya hanya mencakup konsumen lokal suatu saat akan merambah pasar nasional dan global bersama Lazada.

Setelah Semarang, kota selanjutnya adalah kota Yogyakarta pada minggu berikutnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *