Berbagi Itu Indah ala Mancing Amatir Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Dalam aspek kehidupan di dunia mengajarkan kita tentang banyak hal positif. Salah satu diantaranya mengajarkan kita untuk saling berbagi kepada yang membutuhkan.

Keindahan dalam berbagi menunjukan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhan. Bersedekah kepada masyarakat yang membutuhkan tidak akan mengurangi jumlah rezeki yang kita miliki, karena sejatinya manusia telah diberi takaran rezekinya oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Berbagi itu Indah” kata Maryanto (40) atau lebih akrab dipanggil Blackrock, selaku ketua Komunitas Mancing Amatir Semarang (MAS), disela-sela perbincangan seusai membagi-bagikan nasi bungkus kepada masyarakat yang membutuhkan dikawasan Bunderan Bubakan, saat berbincang-bincang di rumah salah seorang anggota komunitas tersebut.

“Tujuan kita mengadakan cara bagi-bagi nasi bungkus ini, untuk meningkatkan rasa sosial, solidaritas, dan persaudaran sebagai sesama makhluk hidup, karna komunitas Mancing Amatir Semarang (MAS) ini bukan hanya memberikan informasi tentang cara memancing dan tempat memancing. Namun, kami juga ingin meningkatkan rasa simpati kepada anggota komunitas kami terhadap keadaan masyarakat di sekitar mereka. Acara bagi-bagi nasi bungkus ini kita lakukan sebulan sekali di minggu pertama pada malam Jumat. Biasanya kita membagi nasi bungkus tersebut di sekitaran Bundaran Bubakan, Pasar Johar dan Kota Lama.” ujar Supri Adi, anggota menyebutnya sebagai Mentri Sosial Komunitas MAS.

Sekarang, manusia kian sadar dengan keadaan saudara mereka yang masih membutuhkan. Semoga tindakan positif seperti ini, kian menyebar dan membuat mereka lebih menghargai kehidupan orang lain. “Ras, Agama dan Budaya bukanlah penghalang seseorang untuk berbuat baik, semua orang adalah saudara, dan selamanya akan menjadi saudara, seperti slogan kami (Mancing Amatir Semarang) yaitu “Seduluran Saklawase”.” Tambah Balckrock diakhir-akhir perbincangan. (Dhino Kiddiw)

176

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan