Nah Ini Sajian Menu Serba Sop Buntut di September

SOP BUNTUT – Empat varian menu sop buntut menjadi promo menu yang coba ditawarkan Hotel Santika Premiere Semarang di bulan September ini.

SEMARANG (asatu.id) – Sajian menu serba sop buntut coba ditawarkan Hotel Santika Premiere Semarang, sebagai promo di bulan September nanti. Promo menu sendiri sebenarnya telah menjadi agenda bulanan.

Demi Chef Hotel Santika Premiere Semarang, Andika Rudi Prasetyo mengatakan pihaknya mencoba menyajikan empat varian menu sop buntut dalam promo tersebut. Menu pertama yakni buntut sambal Lamongan, identiknya dengan sambalnya yang sangat cocok bagi lidah orang Jawa Timur, khususnya bagi mereka yang memang suka makan dengan sambal.

Selanjutnya ada buntut bakar kismis lada hitam, di dalam rasanya ada asam dan manis yang berasal dari kismisnya itu, ditambah dengan ada rasa pedes dari black peppernya.

“Untuk menu ketiga asem-asem sop buntut, yang seger banget karena berkuah. Terakhir menu keempat buntut gongso, jadi seperti tumis buntut. Untuk perbedaan rasa bumbunya dipastikan benar-benar ada karena dari awal beli bahan hingga pengolahan akhir dilakukan secara khusus,” paparnya, Rabu (23/8).

Andika menyatakan untuk menjaga kualitas rasa masakan yang disajikan tersebut. Maka sejak pertama kali bahan datang langsung di frozen (bekukan) dan di chilled (dinginkan) kan dulu.

“Jadi gak mungkin diolah dari beku ke matang karena itu perlu kita dropkan dulu untuk menurunkan suhu-nya, sampai melted (mencair). Setelah itu dibersihkan agar kotorannya terangkat dulu, karena kalau langsung kita olah, takutnya kuah akan jadi keruh,” ucapnya.

Setelah itu, disiapin bumbunya dan langsung diolah dengan cara dimasak sampai matang sekitar empat sampai lima jam. Dengan catatan, api tidak boleh besar atau dikecilin terus. Perbedaan diantara menu-menu tersebut karena dikombinasikan bumbu-bumbu yang ada dengan konsep selera Nusantara. Sebisa mungkin diolah dengan bahan dasar menggunakan bumbu-bumbu yang bisa didapat sehari-harinya, sehingga tidak meninggalkan unsur-unsur bumbu Nusantara.

“Konsumen bisa memilih menu berdasarkan selera mereka, misalnya saat siang-siang panas terik ingin yang segar-segar maka disarankan menu asem-asem sop buntut. Jadi disini kami tidak mengunggulkan menu jenis tertentu, karena makanan itu tergantung selera dari penikmatnya,” terangnya.

Menu yang disajikan di Hotel Santika sendiri merupakan pilihan, karena telah diseleksi terlebih dahulu sebelum dipromokan. “Kalau saya rasa, empat-empatnya akan menjadi pioneer menu disini. Karena di lidah masyarakat juga telah familiar, dengan selera yang kaya akan rempah-rempah. Satu porsi menu ini dibanderol dengan harga Rp75.000,++ per orang,” paparnya.

Menu ini disediakan juga buat room service. Selain itu, ada yang masih dalam pengembangan untuk spesifiknya yakni menu sop buntut goreng, yang masih termasuk di dalam promo sop buntut ini. “Penyajiannya disiapkan kapan pun bisa, sesuai pemesanan. Karena hanya butuh sekitar 10 menit, sebelum disajikan,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *