Pasar Kanjengan Dibongkar, Pedagang Shalawatan Protes

SEMARANG ( asatu.id) – Pembongkaran Pasar Kanjengan blok C dan D mendapat protes dari pedagang. Pedagang menyuarakan Shalawat dan ucapan kemerdeaan sebagai aksi protesnya.
Pembongkaran Pasar dilakukan Dinas Perdagangan beserta tim gabungan yang terdiri dari Bagian Hukum Pemkot Semarang, Kepolisian, Satpol PP dan Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (23/8). Sebanyak 70 personel Satpol PP dikerahkan dalam pembongkaran tersebut.
“Kami hanya mengerahkan personel sejumlah sesuai yang diminta Pengadilan, yaitu 70 personel,” kata Kepala Satpol PP Kota Semarang, Èndro Pudyo Martanto.
Sementara itu, Ratusan pedagang nampak hanya pasrah melihat petugas mulai melakukan pembongkaran dan memilih menutup tokonya untuk melakukan protes.
Salah satu pedagang, Hajatun mengaku pasrah dalam pembongkaran Pasar Kanjengan Blok C dan D. Pihaknya menyampaikan, ketidakpuasannya terkait lahan di tempat relokasi yang kurang memadai baginya.
“Saya pedagang buah semangka di sini. Disana kita lahannya sempit, cuman 2 meter,” ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *