Ratu Downhill Jateng Beri Dukungan ke Dede

SEMARANG (asatu.id) – Dukungan kepada Dede Indra Permana Sudiro untuk maju sebagai calon Wakil Gubernur pada Pilkada Jawa Tengah 2018 terus menggalir. Setelah petinju Indonesia berjuluk The Dragon, Chris John memberi dukungannya. Kali ini dukungan kembali datang dari atlet sepeda gunung downhill Jawa Tengah, Nining Purwaningsih.

Wanita berjuluk ratu downhill ini menyatakan dukungannya kepada Dede yang merupakan Ketua Umum ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) Jateng itu. Nining pun optimis dengan terpilihnya Dede sebagai calon wakil Gubernur dunia olahraga di provinsi Jateng akan semakin berkembang dan maju.

“Sangat setuju dan mendukung penuh pak Dede, Ketua Umum ISSI Jateng  maju dalam Pilkada. Jika beliau berhasil memimpin Jateng, nama organisasi akan ikut terangkat dan memajukan ISSI Jateng untuk bisa go nasional maupun internasional,“ ujar Nining di Semarang, Jumat (18/8).

Menurutnya, selama dibawah kepemimpinan Dede, ISSI banyak mengalami kemajuan bahkan berhasil menjuarai sejumlah kompetisi baik tingkat nasional maupun internasional.

Ia mencontohkan, selama Dede, di PON (Pekan Olahraga Nasional) Bandung kemarin, pihaknya mendapat medali emas dan 2 medali perak. Serta belum lama ini juga berhasil menempati peringkat kedua dan ketiga dalam Kejuaraan MTB Asia 2017 di Cina.

Keberhasilan ini diakui Nining juga tak lepas dari sikap Dede yang selalu mendukung para atlet baik dari segi moral maupun materil guna menunjang aktifitas atlet dalam mengasah keahlian dan kemampuannya.

Selain itu, Nining juga menyatakan harapan bila nantinya Dede didapuk menjadi pemimpin baru Jawa Tengah, sarana dan prasarana olahraga dapat ditambah guna meningkatkan kompetensi para atlet.

Nining pun menambahkan amanah kepada Dede agar tidak lupa memperhatikan kesejahteraan para pensiunan atlet yang pernah mengharumkan nama daerah dan bangsa.

“Selama ini saya prihatin melihat banyaknya mantan atlet yang seperti terlupakan oleh negara. Dengan terpilihnya pak Dede menjadi wakil gubernur saya harap masa depan atlet lebih diperhatikan. Bagaimanapun mereka pernah mengharumkan nama bangsa lewat prestasinya,” pungkas pembalap kelahiran 22 Oktober 1994 itu.

 

72

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan