UN Swissindo Bisnis Abal Abal

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Lukas Akbar.

SEMARANG (asatu.id) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) menghimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan terkait  UN Swissindo untuk tak segan melapor kepada Kepolisian terdekat.

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Lukas Akbar, mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor agar pihaknya dapat menindak lanjuti masalah tersebut.

“Sekali lagi kita menghimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor agar kita bisa menindak lanjuti masalah ini,” terangnya di Kantor OJK Regional 3 Jateng, Jalan Kyai Saleh No. 12-14 Semarang, Rabu (16/8).

Dikatakanya, UN Swissindo, terdeteksi menjalankan operasinya di Pati dan Purwokerto, institusi itu juga diduga menjalankan penipuan dengan memalsukan sertifikat Bank Indonesia sebagai jaminan pelunasan utang debitur.

Sementara Kepala OJK Kantor Regional 3 Jateng DIY, Moch. Ihsanuddin menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah mendapatkan sebanyak kurang lebih 50 laporan terkait janji-janji palsu dari perusahaan bodong itu.

“Cukup banyar laporan industri jasa keungan ke OJK, diantaranya 7 laporan dari Bank Umum, 41 laporan BPR dan BPRA, 1 dari lembaga pembiayaan (Perusahaan Lesing) dan 1 dari PT Permodalan Nasiona Madani Persero,” ungkap Ihsanuddin.

Diketahui sebelumnya, UN Swissindo memberikan penawaran perjanjian pelunasan kredit serta memberikan surat kuasa M1 kepada korbannya dengan janji dapat mencairkan uang senilai Rp 15,6 juta di Bank Mandiri pada tanggal 18 Agustus 2017.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *