Penting !! 7 Wejangan OJK Regional 3 Soal UN Swissindo

SEMARANG (asatu.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY menghimbau kepada masyarakat yang memiliki surat kuasa M1 yang dikeluarkan UN Swissindo.

Kepala OJK Kantor Regional 3 Jateng DIY, Moch. Ihsanuddin mengatakan kegiatan UN Swissindo tersebut merupakan ilegal dan tidak memiliki izin dari otoritas keuangan.

Selain itu, tidak sesuai dengan mekanisme pelunasan kredit yang berlaku di lembaga jasa keuangan.

Berikut Himbauan OJK bagi masyarakat mengenai keberadaan UN Swissindo terkait penawaran perjanjian pelunasan kredit serta surat kuasa M1 :

1. Terkait beredarnya informasi di media sosial, bahwa masyarakat yang sudah memegang surat kuasa M1 yang dijanjikan dapat mencairkan uang senilai Rp 15,6 juta di Bank Mandiri tidak lah benar.

2. Surat kuasa M1 yang dikeluarkan oleh UN Swissindo tidak dapat dicairkan di Bank Mandiri pada hari Jumat (18/8) besok.

3. Penawaran perjanjian pelunasan kredit yang dilakukan UN Swissindo  merupakan kegiatan ilegal dan tidak mempunyai izin dari otorites keuangan.

4. Hal yang dijanjikan oleh UN Swissindo tidak sesuai mekanisme pelunasan kredit atau pembiyayaan yang berlaku di perbankan maupun di lembaga jasa keuangan lainnya.

5. Kepada debitur diminta untuk menyelesaikan seluruh kewajibannya sesuai perjanjian yamg di sepakati dan menghubungi pihak bank atau lembaga jasa keuangan terkait.

6. OJK mengajak semua pihak khususnya debetur dan pelaku usaha jasa keuangan  untuk lebih waspada dan hati-hati terhadap penawaran serta ajakan dari pihak manapun terkait hal tersebut.

7. OJK menghimbau kepada pihak yang meresa dirugikan untuk melakukan upaya hukum sesuai dengan koridor  yang berlaku agar ada kepastian hukum serta mencegah  kerugian yang lebih besar akibat pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut

115

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan