AIESEC Ajak Bule Kenal Seni Budaya Kandri

SEMARANG (asatu.id) – Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) Undip mengajak mahasiswa luar negeri untuk mencicipi suasana alam di desa wisata Kandri, Gunung Pati, Semarang.

Selain itu, para mahasiswa luar negeri tersebut juga dikenalkan seni budaya sekitar, seperti menari, bermain gamelan, belajar memanah dan makan bersama beralas daun pisang.

Sekjen Upprenuer project AIESEC Undip, Berlian Shinta mengatakan Desa Kandri sebagai desa wisata yang ada di Semarang ini memiliki kearifan lokal yang nampaknya memberikan pengalaman yang menarik bagi anggota AIESEC luar negeri.

“Disini kita juga ingin mengenalkan seni budaya di Desa Wisata ini. Dan ternyata teman-teman dari luar negeri mengatakan, “ini sangat luar biasa,” ujarnya kepada asatu.id, Selasa (15/8).

Ia menambahkan, banyak mahasiswa dari luar negeri tersebut belum pernah merasakan sensasi di area persawahan. Adapun permainan di area sawah yang dilakukan itu menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa yang tergabung dalam AIESEC.

“Hari kedua di Desa Wisata Kandri ini kita agendakan bermain di sawah. Bermain lumpur-lumpuran. Walaupun awalnya gimana gitu, tapi endingnya seru,” imbuhnya.

Mahasiswa asal Kanada, Isabell menambahkan, tidak pernah terbayangkan sebelumnya dalam ekspektasi pikirannya bisa bermain di persawahan yang sekeren itu.

“Nggak pernah terbayangkan sebelumnya bisa seseru dan sekeren ini,” ujarnya sambil menunjukkan ekspresi senang.

Isabell mengungkapkan, bahwa sangat mengaharapkan bisa kembali ke Desa Wisata Kandri dan belajar dan bermain di desa tersebut.

116

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan