Harga Garam Tak Lagi ‘Asin’, Keran Impor Sebaiknya Dibuka

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah (Jateng), Lalu M Syafriadi meminta pemerintah pusat membuka impor garam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diakatakannya saat ini harga garam sudah  tidak ‘asin’ lagi. Dia meminta agar pemerintah baik Kementerian Perdagangan maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk segera melakukan impor.

“Langkah yang cepat ya buka keran impor sembari menata kembali area tambak garam yang ada,” tegasnya saat dimintai keterangan di Novotel Hotel Semarang, Rabu (26/7).

Dia berharap dengan dilakukan impor harga garam yang saat ini sudah mencapai Rp 4 ribu dapat kemabli normalnya keharga 600 rupiah.

“Dibuka dulu lah untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu sementara, mudah-mudahan tidak terjadi hujan lagi di tahun 2017 ini, agar produksi garam bisa kembali normal,” pungkasnya.

Diketahui, pada 2015 lalu Jateng menjadi produsen garam terbesar kedua setelah Jawa Timur, dengan jumlah 832 ribu ton. Namun pada tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 10 persen dikarenakan musim kemarau yang basah.

22

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan