Beras Maknyuss Mulai Ditarik dari Pasaran

DITARIK – Sejumlah karung beras bermerk Maknyuss dan Jago yang berada di beberapa pedagang di Pasar Kendal, hendak ditarik kembali oleh pihak distributor. (yoga/asatu.id)

KENDAL (asatu.id) – Sejak dianggap melanggar harga acuan bahan pangan yang diatur dalam Permendag 47/2017, beras merk Maknyuss dan Jago milik distributor PT Indo Beras Unggul (IBU) mulai ditarik peredarannya di berbagai daerah. Salah satunya juga dilakukan kepada para pedagang beras di Pasar Kendal, Selasa (25/7).

Paska kabar tersebut, pedagang beras di Pasar Kendal menghentikan penjualan dua merk beras karena juga diberitahukan bila akan ditarik kemali oleh distributornya. Padahal beras tersebut dikabarkan laku cukup keras di pasaran.

Pedagang beras Pasar Kendal, Nurul mengatakan jika paska penggrebekan di gudang beras Maknyuss, distributor akan menarik beras yang telah beredar di pasaran, termasuk di tempatnya.

Menurutnya, dalam dua minggu terakhir dirinya mampu menjual kedua merk beras tersebut hingga satu ton. Rupanya pembeli lebih tertarik dan memilih kedua merk beras tersebut.

“Maknyuss berasnya jenis C4 super, sedangkan Ayam Jago oplosan C4 super dengan beras Bramo. Untuk kemasan 5 Kg, beras Maknyuss dijual Rp62 ribu sedangkan Ayam Jago Rp63 ribu. Sejak Selasa ini tidak saya jual lagi karena akan ditarik distributornya,” ujarnya.

Pembeli beras, Hariyati mengaku jika kedua jenis beras tersebut memang enak dan pulen. Sejak dilarang dijual, dirinya kembali mengkonsumsi beras jenis Mentik Wangi.  Sebab dirinya takut dengan beras yang dicampur dengan beras Rastra, yang bisa mengakibatkan gangguan kesehatan.

“Dua merk beras itu memang enak dan pulen, namun harganya juga lebih tinggi dibandingkan beras lainnya,” ucapnya. (yoga arif)

124

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan