Samsung Gandeng SMK Luncurkan Samsung Tech Institute

CAPTION : Samsung Electronics Indonesia berkolaborasi dengan SMK Muhammadiyah 3 Weleri, melaunching Samsung Tech Institute. (yoga/asatu.id)

KENDAL (asatu.id) – Samsung bekerja sama secara langsung dengan SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kendal, untuk mendukung revitalisasi kurikulum, fasilitas, dan pengetahuan pelajar.

Pada kesempatan tersebut, sekolah diminta menyediakan tempat, ruang kelas, serta pengajar yang telah diberikan pelatihan oleh Samsung untuk dapat menjalankan Samsung Tech Institute secara mandiri di masa mendatang. Selain itu juga memantau dan melakukan evaluasi secara menyeluruh untuk dikaji bersama.

“Kami berterima kasih dan bangga karena SMK Muhammadiyah 3 terpilih untuk berkolaborasi dalam Samsung Tech Institute. Kami berharap hal ini dapat meningkatkan kualitas, daya saing siswa kami sebagai tenaga siap pakai yang berprestasi, sehingga semakin banyak peluang yang dapat terbuka untuk mereka,” ujarnya, Kamis sore (20/7).

Menurutnya, dalam Samsung Tech Institute ini nantinya para siswa akan diajarkan untuk mendapatkan pelatihan reparasi elektronik dan perakitan berbagai produk Samsung seperti audio video, ac, kulkas, mesin cuci, dan HP. Produk-produk untuk proses belajar tersebut bahkan telah disiapkan secara langsung sejumlah 41 unit.

“Di dalam kelas tersebut akan ada service center, pelatihan perakitan produk, dan bengkelnya. Karena kami telah memiliki laboratorium tersendiri bagi Samsung Tech Institute,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Mendikbud RI, Muhajir Effendy, Bupati Kendal Mirna Annisa, Forkompinda Kendal, MKKS SMK Negeri dan Swasta se Kabupaten Kendal, tokoh Muhammadiyah, serta tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, Vice  President Corporate Affairs PT Samsung Electronics Indonesia, KangHyun Lee mengatakan awal pertama dikenalkan dengan nama Rumah Belajar Samsung pada 2013 silam.

Pada waktu itu menargetkan anak-anak muda kurang beruntung maupun putus sekolah usia 17 hingga 24 tahun, bekerjasama dengan organisasi non profit dan panti remaja.

“Mulai tahun ini kolaborasi Samsung Tech Institute akan kami lakukan dengan berbagai SMK di Indonesia. Agar hasilnya semakin terlihat nyata dan sejalan dengan program milik pemerintah,” paparnya. (yoga arif)

138

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan