Ratusan Massa Gelar Aksi Bela Al Aqsha

SEMARANG (asatu.id) – Elemen masyarakat umat islam Kota Semarang menggelar aksi keprihatinan atas perkembangan situasi di kompleks Al Aqsha bertajuk “Aksi Bela Al Aqsha” yang digelar di Jalan Pahlawan, Jumat (21/7). Dalam aksinya, ratusan massa melakukan aksi tausyiah dan doa.

Koordinasi aksi bela Al Aqsha, Hamas Rausyan Fikr mengaku prihatin dan sekaligus mengecam bertambah buruknya situasi di kompleks Al Aqsha dan penembakan terhadap Sheikh Ikrima Sabri, Imam Mesjid Al Aqsha di Yerusalem Timur.

“Selain itu, kami juga mengecam langkah keamanan Israel yang membatasi akses ke kompleks Al Aqsha yang tidak sesuai hak umat Muslim untuk bebas melakukan ibadahnya,”ujarnya.

Menurutnya, penutupan Masjid yang dilakukan Israel merupakan pelanggaran HAM berat karena telah menghalangi pelaksanaan kepentingan agama. Pihaknya meminta pemerintah Indonesia segera mendesak Israel untuk mengubah status quo kompleks Al Aqsha agar Masjid Al Aqsha dan the Dome of Rock tetap menjadi tempat suci yang dapat diakses bagi semua umat Muslim.

“Kami mendesak juga agar Pemerintah Indonesia agar Israel segera memulihkan stabilitas dan keamanan di kompleks Al Aqsha,” imbuh Hamas yang sekaligus Wakil Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)

Adapun peserta aksi tersebut dari ACT Semarang, Ikatan Dai Infonesia (IKADI) Kota Semarang, Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK), Puskomda Semarang, BBI Kota Semarang, Baitul Maal Hidayatullah Kota Semarang, Relawan Indonesia Kota Semarang, FKAM Kota Semarang, dan Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI) Kota Semarang

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *