Silpa 818 M, Dewan Nilai Ada Perkembangan Baik

Caption : Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono (vedyana/asatu.id)

SEMARANG (asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menilai bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa)  2016 yang masih menyisakan Rp 818 miliar tersebut menunjukkan perkembangan baik. Dimana tahun sebelumnya Silpa Kota Semarang mencapai lebih dari Rp 1 triliun.

“Dari sisi pendapatan juga mengalami kenaikan signifikan. Kami juga mengapresiasi atas keberhasilan Pemkot Semarang mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujar Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Suharsono, Rabu (19/7).

Ia menambahkan, dana tidak bisa terserap dengan maksimal karena beberapa hal. Salah satunya, disebabkan adanya keterlambatan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat.

Silpa tersebut juga berasal dari beberapa alokasi anggaran untuk pembebasan lahan yang masih belum terealisasi. Sehingga, anggaran tersebut belum terserap secara maksimal.

“Silpa tersebut nanti akan dimasukkan ke dalam APBD berikutnya untuk kegiatan-kegiatan pemerintah kota tahun berikutnya,” imbuhnya.

Suharsono menambahkan akan dilakukan evaluasi, baik di tingkat DPRD maupun jajaran Pemkot Semarang.

“Kami lakukan evaluasi secara berkala untuk pelaksanaan kegiatan beserta anggaran, namanya prognosis,” tukasnya.

17

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan