Hendi Tegaskan Denok Kenang Harus ‘Ngerti’ Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Selain berparas cantik dan tampan, Duta wisata harus mampu mempromosikan pariwisata Kota Semarang agar lebih dikenang masyarakat secara luas. Muaranya adalah, bertambahnya wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Kota Semarang.

Di tahun 2017 kali ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang kembali menggelar malam Grand Final Denok Kenang 2017 sebagai duta wisata Kota Semarang, Minggu (16/7) pukul 19.00 di Krakatau Ballroom Horison Hotel Semarang.

Sebanyak 50 peserta, terdiri atas 25 perempuan yang telah berkompetisi menjadi denok dan 25 laki-laki sebagai kenang yang telah melalui audisi, nantinya akan membantu dalam mempromosikan pariwisata Kota Semarang.

Dalam Sambutannya Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerangkan bahwa nantinya yang terpilih menjadi Denok Kenang 2017 harus mengerti dan faham tentang Kota Semarang. Hal tersebut menjadi poin penting bagi Denok Kenang untuk bisa menjual Kota Semarang dengan inovasi dan kreatifitas.

”Denok Kenang benar-benar harus mengerti Semarang untuk bisa ‘menjual’ Kota Semarang dengan berbagai langkah yang lebih inovatif dan kreatif. Semangat dan prinsip kita saat ini adalah bisa menginternasionalkan Kota Semarang. Maka, promosikan potensi wisata, seni dan budaya yang ada di Kota Semarang sampai ke tingkat internasional.” tukas Hendi

Adapun sebagai Denok Kenang 2017 ialah, Herliansa Chrisnasari Puspita dan Adi Satria Habibi. Hadiah diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Kriseptiana dan didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang Masdiana Safitri.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *