Nekat, 3 Pria Ini Jual Beli Senjata Api Ilegal Secara Online

SEMARANG (asatu.id) – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) ungkap 18 senjata api dan 28 airsoft gun ilegal yang diperjualbelikan melalui media daring atau secara online. Jual beli yang dilarang negara ini berhasil dicium oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) pada bulan Mei lalu.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, senjata api tersebut terungkap dari laporan mayarakat.

“Bulan Mei lalu terdapat informasi dari masyarakat, kemudian 15 Mei dilakukan pendalaman dan dilakukan penangkapan pertama yaitu ES (33) di Solo,” terangnya dalam siaran pers usai Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-71 Tahun 2017 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian Semarang, Senin (10/7).

Kemudian, lanjut Condro, selang beberapa hari pihaknya berhasil meringkus RH (44) di Cirebon. Setelah itu, lanjut mantan Kakorlantas Polri ini, setelah melakukan pengembangan ditemukan pemasuk insial P (30) yang berada dari Jakarta.

“Harga yang ditawarkan P cukup bervariasi, untuk jenis Pen Gun Rp 1,5 juta hingga Rp 20 juta. Sedangkan senjata organik jenis Glock seharga Rp 70 juta. Ada juga jenis Makarov seharga Rp 120 juta. Penjual juga bisa mengupgrade airsoft gun menjadi berpeluru tajam,” katanya.

Condro menambahkan, cara transaki jual beli senjata api ilegal ini melalui aplikasi Whatsapp, Black Barry Messenger, dan juga Facebook dengan pembeli tertentu serta tidak diketahui profesinya lantas itu pihaknya masih melakukan penyelidikan. Dikatakan Condro, proses penjualan senjata api oleh para tersangka sudah berlangsung sejak tahun 2006 lalu.

Dari pengungkapan tersebut, diamankan berbagai barang bukti dari 3 tersangka diantaranya 18 senjata api laras panjang termasuk 2 pen gun, kemudian 28 air soft gun, 984 butir peluru berbagai ukuran, alat bubut, laptop, buku tabungan serta lainnya. Para tersangka dijerat Pasal 1 Ayat (1) Undang-undang Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 tentang penguasaan senjata api dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

170

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan