Hendi Optimis Kampung Bahari Rampung

SEMARANG (asatu.id) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan pembangunan kampung bahari ditargetkan akan terselesaikan pada Oktober tahun ini. Ia menyebutkan poses pembangunan Kampung Bahari Tambak Lorok, yang berada di Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara telah mencapai 87 persen.

Dalam prosesnya, Wali kota yang akrab disapa Hendi ini menerangkan lebih lanjut, bahwa saat ini terdapat beberapa  kendala yang dialami kontraktor dalam pembangunan kampung bahari tersebut.

Di antaranya, akses menuju lokasi yang cukup sulit, sehingga menghambat proses pembangunan. Selain itu persoalan sosial juga menjadi kendala yang dihadapi kontraktor.

“Memang, persoalan sosial ini cukup pelik, dimana jalur yang digunakan untuk menuju lokasi kadang digunakan oleh warga, ada pernikahan, sunatan dan lain-lain. Ini saya rasa bisa kami selesaikan, lewat lurah atau tokoh yang ada di sini,” ujarnya, Senin (10/7).

Lalu proses pembebasan lahan dimana saat ini masih ada beberapa bidang terdampak pembangunan yang belum terselesaikan. Kendati demikian, pihaknya memastikan akan menyelesaikan sisanya di anggaran perubahan.

“Saya lagi minta sama temen-temen kontraktor, dari 52 bidang yang akan dibayar pada angaran perubahan itu berapa yang menolak, nanti setelah terdata yang menolak itu akan kita kumpulkan,”imbuhnya.

Menurutnya, keberadaan Kampung Bahari akan menciptakan wilayah yang tadinya kumuh menjadi tertata. Serta akan memudahakan warganya, yang berprofesi sebagai nelayan, untuk dapat memarkirkan perahunya di tempat yang layak. Akses menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga akan dilebarkan 20 meter.

“Saya optimis bahwa masyarakat akan mendukung, hanya perlu pendekatan dengan budaya yang ada di lingkungan masyatakat ini,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *