Ahli Waris Korban Helikopter Basarnas Terima Santunan

SEMARANG (asatu.id) – Empat ahli waris dari anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) Jawa Tengah (Jateng) yang gugur dalam kecelakaan pesawat helikopter di Gunung Butak, Canggal, Temanggung mendapatkan santunan dari PT. Taspen (Tabungan dan Asuransi Pensiun), Senin (10/7).

Direktur Perencanaan PT. Taspen, Faisal Rachman, mengatakan Pemerintah mempunyai tanggungjawab dalam menyedikan santunan kepada keluarga korban helikopter Basarnas.

“Sebab, ke empat anggota Basarnas yang gugur itu merupakan pegawai negeri sipil. Sebagai tanggung jawab Pemerintah memang dengan disediakan santunan berupa tabungan hari tua, santunan kematian, dan santunan tewas,” ujar Rachman di lantai dua Kantor Provinsi Jateng.

Selain memberi santunan, Rachman menegaskan Pemerintah juga menyediakan beasiswa untuk pendidikan anak-anak almarhum hingga ke jenjang S-1.

Ia pun berharap,  beasiswa yang disediakan pemerintah untuk anak-anak almarhum yang dijamin hingga S1 bisa berjalan dengan baik.

Dilokasi yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, turut mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan Taspen yang dianggapnya bergerak cukup cepat.

“Mereka (ahli waris) punya hak atas tabungan tersebut dan terimakasih kawan-kawan Taspen yamg telat memberikan hak kepada mereka dengan cepat,” kata Ganjar usai kegiatan penyerahan santunan.

Diiketahui, total santunan yang diberikan Taspen kepada para ahli waris berjumlah Rp 946.301.140. Dengan rincian, Rp 242.473.300 diserahkan kepada istri mendiang Budi Restiyanto, Rp 253.907.700 diserahkan kepada istri mendiang Nyoto Purwanto, Rp 260.451.400 diberikan untuk istri mendiang Catur Bambang Sulistyo, dan Rp 189.468.740 diserahkan kepada istri mendiang Maulana Affandy.

Kecelakaan pesawat helikopter Basarnas terjadi pada pukul 16.30 WIB, Minggu, (2/7) lalu. Empat anggota terbaik Basarnas Jateng dan empat kru helikopter dari TNI Angkatan Laut yang menumpang di helikopter naas itu dievakuasi dalam keadaa gugur usai menabrak tebing Gunung Butak setelah bertolak menuju Kawah Sileri Gunung Dieng, Banjarnegara, untuk melakukan misi kemanusiaan.

60

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan