Urai Macet, Dishub Semarang Pasang Rambu Tambahan

SEMARANG (asatu.id) – Untuk mengantisipasi dan mengurangi kemacetan di sekitar Transmart Setiabudi, Dinas Perhubungan Kota Semarang akan memasang rambu-rambu peringatan dilarang stop mulai dari Pasar Banyumanik sampai Swalayan Ada. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Muhammad Khadik, Kamis (6/7).

Khadik menambahkan, bahwa kapasitas parkir yang disediakan Transmart Setiabudi tidak mencukupi ketika jumlah pengunjung membludak. Sehingga diperlukan koordinasi agar arus lalu lintas tidak tersendat.

Bahkan, Pada pembukaan Transmart Setiabudi beberapa waktu lalu lahan di Kubota dan Brimob digunakan untuk parkir pengunjung. Dengan adanya rambu tersebut, Khadik berharap kemacetan di kawasan tersebut dapat terurai.

”Kita pasang nanti rambu dilarang stop, nantinya kendaraan tidak boleh berhenti apalagi parkir di area tersebut. Akan kami kaji dan segera kami terapkan secepatnya, kami juga akan terus mengkaji untuk penyediaan kantong parkir pengunjung,” terangnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui, Transmart Setiabudi memang menjadi salah satu ikon baru di Kota Semarang. Banyaknya orang yang datang berkunjung ke sana kemudian berakibat meningkatnya kepadatan jumlah kendaraan yang memunculkan persoalan kemacetan lalu lintas.

”Karena sejauh ini kami cermati parkir kendaraan pengunjungnya di bahu jalan yang membuat jalan jadi lebih sempit dan mengakibatkan kemacetan,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *