APPS Apresiasi Langkah Wali Kota Hendi

SEMARANG (asatu.id) – Diperbolehkannya kendaraan untuk parkir satu lapis di pusat oleh-oleh Kota Semarang yakni Jl Pandanaran di libur Lebaran 2017 kemarin mendapat apresiasi dari Asosiasi Pengusaha Pandanaran Semarang (APPS). Hal itu berimbas, adanya kenaikan omzet pedagang dan pengusaha jajanan khas Semarang tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi positif kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang sudah memberikan kelonggaran kebijakan parkir di libur Lebaran kemarin,” ujar Sekretaris Asosiasi Pengusaha Pandanaran Semarang (APPS) Lenie di Pekunden, Kamis (6/7).

Ia menerangkan, setelah diberlakukan kebijakan untuk larangan parkir di area tersebut, omzet pengusaha jajanan khas Semarang itu turun drastis. Dan Leni menilai keberadaan armada shuttle bus dari Pekunden hingga ke Museum Mandala Bhakti belum berjalan efektif dan efisien.

Menurutnya, di hari libur lebaran kemarin para personil Dinas Perhubungan sangat komunikatif dan aspiratif dalam memperlancar dan mengatur arus kendaraan di Jl Pandanaran.

Disisi lain, Lenie membeberkan, Wingko masih menjadi jawara bagi para pengunjung. Setiap hari sekurangnya 300 paket wingko berbagai rasa ludes diserbu wisatawan hingga pihaknya kewalahan melayani.

“Memang di awal Lebaran, banyak pengunjung yang memesan bandeng presto. Namun setelah itu mulai bergeser ke wingko, lumpia dan moci hingga akhir Lebaran ini,” tukasnya.

Sebelumnya, Walikota Hendrar Prihadi memberikan kebijakan kelonggaran parkir di Jalan Pandanaran selama libur Lebaran. Kebijakan tersebut diberikan setelah Wali Kota bertemu dengan pihak APPS untuk meminta kelonggaran diperbolehkannya kendaraan pengunjung parkir di depan kawasan oleh-oleh.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *