Ini Kata BMKG dan Airnav Penyebab Kecelakaan Helikopter Basarnas

SEMARANG (asatu.id) – Hidayatul Mukhtar, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang mengatakan, cuaca saat terjadi kecelakaan jatuhnya helikopter milik Badan SAR Nasional (Basarnas) di Gunung Buthak Desa Canggal, Kecamatan Candiroto Temanggung kondisinya berawan.

Kondisi tersebut terhitung clear untuk melakukan penerbangan. Berdasar citra satelit pada Minggu (2/7) pukul 16.00 hingga 17.00 di sekitar Bandara Ahmad Yani Semarang, terus Mukhtar.

“Cuaca berawan dengan kecepatan angin 9-15 kilometer per jam ke arah utara,” ujarnya dalam kunjungan kerja Komisi V DPR RI di kantor Basarnas Semarang, Selasa (4/7).

Ia menegaskan, keadaan cuaca saat itu tidak ada masalah untuk penerbangan, baik dari bandara hingga rute penerbangan.Ditambahkan, dalam kondisi clear tersebut penglihatan mendatar dari dalam helikopter bisa mencapai delapan kilometer.

Meski cuaca berawan, menurutnya, namun karena berada di daerah pegunungan kemungkinan penyebab kecelakaan karena kabut yang seketika muncul atau gerakan up and down yang biasa muncul dari lembah.

“Kami tidak dalam posisi menyimpulkan. Di lokasi ada empat gunung yang bisa saja menyebabkan adanya gejala-gejala alam yang tidak terdeteksi,” paparnya.

Mukhtar mengatakan kabut-kabut yang seketika muncul tersebut tidak bisa terpantau radar milik BMKG. Radar miliki BMKG, jelasnya, hanya memantau kandungan air, sehingga terdapat kabut-kabut yang sekitika muncul dan hilang tidak bisa terdeteksi.

Untuk dapat melaporkan adanya kabut yang datang seketika tersebut, imbuhnya, diperlukan pantauan langsung dari petugas yang ada di lapangan.

Lanjutnya, saat kejadian tersebut seluruh personel BMKG dan Airnav dalam kondisi siaga penuh karena bertepatan dengan arus balik. “Kita semua bekerja selama 24 jam selama tujuh hari, sehingga tidak ada kelengahan dari sisi personel maupun instrumen alat karena memang siaga memantau arus balik,” jelas Mukhtar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *