Begini Sosok Maulana Affandi Dimata Wartawan

SEMARANG (asatu.id) – Maulana Affandi merupakan salah satu anggota Basarnas Jawa Tengah (Jateng) asal Boja, Kabupaten Kendal Jawa Tengah yang gugur dalam kecelakaan jatuhnya helikopter milik Basarnas di Temanggung, Minggu (2/7).

Fandi sapaan akrab rekan-rekannya ini merupakan sosok yang dikenal baik. Kepergian Fandi meninggalkan bekas mendalam bagi para wartawan di Jateng yang sering bersama semasa menjalankan tugas, M Nafiul Haris salah satu wartawan radio misalnya.

Ia masih tidak menyangka bahwa Humas Basarnas Jateng ini harus pergi meninggalkan dunia terlalu cepat. “Saya belum kenal lama, tak lebih dari setahun namun bang Fandi memberi kesan sangat dalam bagi saya, bang Fandi orangnya asik dan gesit,” ujarnya kepada asatu.id, Senin (3/7) malam.

Ia mencontohkan, kebaikan Fandi kepada para wartawan yakni selalu siap disaat dimintai keterangan guna data peliputan tentang hasil oprasi SAR.

“Yang nggak terlupakan dari kebaikan bang Fandi, waktu bang Fandi kirim informasi ke grub Whatsapp wartawan Basarnas Jateng nggak ada rekaman suaranya. Karena informasinya bagus lantas saya minta bantuan untuk merekaman suara Kabasrnas Jateng pak Agus, dengan gesit dia pun langsung merekamkan apa yang saya butuhkan. Dan masih banyak kebaikan yang nggak bisa saya ceritakan,” lanjut Haris.

Kesan yang sama pun turut dirasakan oleh Alip Rizki wartawan yang selama satu minggu terahkir tugas bersama dirinya.

“Baru saja saya selesai pantuan arus balik Lebaran di Tol Gringsing Batang bareng mas Fandi, dia itu orangnya baik banget. Rasanya baru kemarin kita bareng tapi kok, duh mas Fandi kepergianmu terlalu cepat. Selamat tinggal mas Fandi kami akan selalu mengenang kebaikan dan pengabdianmu,” ungkapnya dengan keadaan yang masih belum menerima kepergiaan Fandi.

Dari pantuan asatu.id saat ini, grub whatsapp Basarnas Jateng masih dibannjiri doa untuknya beserta crew lainnya yang gugur saat tugas bersama Fandi. Fandi gugur dalam usia 26 tahun, meninggalkan seorang istri yang berprofesi sebagai seorang bidan bernama Lina Ena Panuntun (27) serta seorang anak laki-laki berusia enam bulan bernama Dresta Yuna Biakta Affandi.

 

190

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan