Helikopter Basarnar Jatuh Di Temanggung

SEMARANG (asatu.id) – Di duga helikopter Basarnar jatuh di kawasan Canggal Candiloto, Temanggung, Minggu (2/7) sore.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, pihaknya saat ini sudah mendapatkan informasi dari masyarakat perihal kejadian itu.

“Tadi sekitar pukul 16.00 WIB masyarakat menyampaikan informasi ke polsek setempat bahwa ada helikopter warna orange (identik dengan Basarnas) jatuh di kawasan Canggal Candiloto, Temanggung,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (2/7) malam.

Saat ini, lanjut Condro, Kapolres Temanggung sedang mengecek ke lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya helikopter.

“Saat ini Kapolres setempat bersama  timnya sedang ke TKP guna memastikan kebenaran akan hal itu.  TKP berjarak 3 km dari polsek Candiroto,” tambahnya.

Diketahui, Canggal Candiloto, Temanggung merupakan daerah Penggunungan Sindoro. Untuk titik jatuhnya pesawat jauh dari pemukiman warga. 

“Masih di duga ada 8 orang penumpang, 4 awak basarnas 4 penyelawat. Saat ini kami mengirimkan 100 personil terdiri tim DVA, Tam anjing pelacak untuk bergabung bersama TNI, SAR, BPBD untuk mengevakuasi helikopter,” tutupnya.

Diketahui, helikopter Basarnar tersebut bertolak dari Pos Gringsing menuju kawasan Kawah Siliri guna mengevakuasi korban meletusnya Kawah Siliri.

73

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan