Kota Lama Jadi Tempat Mampir Para Pemudik

kota lamaSEMARANG (asatu.id) – Suasana ramai terlihat di Taman Sri Gunting Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (30/6) terpantau ratusan pengunjung bergantian mencari lokasi terbaik untuk mengambil foto bersama serta ada pula yang berswafoto.

Berbagai fasilitas penunjang foto dapat ditemukan disana seperti becak kuno, Gereja Blenduk, serta Pasar Klitikan yang menjajakan barang antik. Tak hanya itu para pengunjung pun dapat berfoto ala Noni dan Tuan Belanda, cukup membayar uang sepantasnya.

Lokasinya yang cukup teduh membuat para pengunjung betah berlama-lama di area yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Kawasan Kota Lama Semarang ini.

Warga Sulursari Kabupaten Grobogan, Anjar Sari mengatakan dirinya sengaja “mampir” ke Taman Sri Gunting Kota Semarang guna melepas lelahnya.

“Saya mau ke Jakarta, kebetulan lewat sini tak lihat adem jadinya mampir. Kebetulan saya naik motor sendiri jadinya butuh istirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” terangnya kepada asatu.id.

Menurut wanita kelahiran 28 tahun lalu ini, Taman Srigunting merupakan salah satu lokasi yang bagus untuk berfoto-foto sembari melepas lelah.

Tak hanya Anjar Sari, pengunjung asal Jakarta Diah Furiani (27) menjelaskan, bahwa dirinya baru pertama kali menjujuki Taman Sri Gunting serta Kawasan Kota Lama Semarang.

“Baru pertama kali saya kesini, kebetulan baru main ke Saudara di Semarang. Tadi dikasih tau kalo ada Kota Lama peninggalan Belanda di Semarang, akhirnya kami Sekeluarga penasaran dan langsung kesini,” ungkap Diah.

Menurutnya, terus Diah, suasana di Taman Sri Gunting dan Kawasan Kota Lama Semarang sangat seru serta membuatnya penasaran. Ia pun turut berharap agar kawasan Kota Lama serta Taman Sri Gunting dapat lebih baik dan sejuk.

“Kalau bisa mungkin dibanyakin lagi pohon-pohon biyar sejuk gitu. Aku juga liat belum banyak tempat makan jadi susah nyari makan disini, fasilitas penunjang lain kalo bisa ditambah ya biyar memudahkan pengujung baru seperti kami,” harap Diah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *