Jalur Mudik Kaligawe Kini Bebas Rob

SEMARANG (asatu.id) – Untuk tahun ini, pemudik yang melewati jalur kaligawe bisa bernafas lega. Hal tersebut dikarenakan, jalur yang selama ini terkenal direndam rob dan banjir sehingga menyebabkan di tahun lalu pemudik harus ekstra hati-hati untuk melintas di jalur Kaligawe sudah mengering.

Walikota yang akrab disapa Hendi ini mengatakan hasil positif tersebut diraih berkat kerja keras banyak pihak. Komitmen bersama untuk mewujudkan jalur Kaligawe dan Pantura bebas dari rob dan banjir dirasa membuahkan hasil maksimal dengan kondisi kering di saat arus mudik.

“Alhamdulillah! Yang pasti ini kerja keras semuanya. Tapi yang dilakukan secara teknis adalah kita membendung supaya air laut tidak masuk ke darat. Salah satunya, tanggul yang ada di Kali Sringin Baru. Kemudian tanggul yang dibuat dibelakang Temrinal Terboyo, di belakang Rumah Sakit Sultan Agung dan alhamdulillah selama seminggu kering,” ujarnya, Sabtu malam (24/6)

Pihaknya menambahkan, rencananya, percepatan pembangunan di wilayah timur akan dimaksimalkan mulai dari normalisasi banjir kanal timur, dan Tenggang, serta pembangunan beberapa polder yang diwilayah timur, lalu tanggul laut Semarang-Demak. “2019 insyallah wilayah Timur Kota Semarang kering,” imbuhnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *