Bapenda Siap Operasi Yustisi Tertibkan Reklame Nakal

Bapenda Siap Operasi Yustisi Tertibkan Reklame NakalSEMARANG (asatu.id) – Untuk antisipasi munculnya  reklame tak berizin yang marak terpasang di saat libur Lebaran, Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda ) Kota Semarang akan melakukan operadi yustisi di libur Lebaran di sejumlah titik dan jalan protokol yang mempunyai potensi adanya reklame liar.

Kepala Bapenda Kota Semarang Yudi Mardiana mengatakan, operasi yustisi tersebut akan dilakukan pihaknya minilmal tiga kali selama libur Lebaran yang berlangsung selama 10 hari. Menurutnya reklame liar tersebut akan mengurangi pendapatan daerah dari sektor pajak.

“Bisa sangat merugikan Pemkot. Apalagi target perolehan pajak kita kan tahun ini cukup tinggi mencapai Rp1,190 triliun dan baru terealisasi sekitar 53%,” ujarnya, Rabu ( 21/6).

Yudi menambahkan, reklame liar tersebut kebanyakan reklame insidentil seperti umbul-umbul, MMT, banner, dan reklame yang melintang.

“Reklame liar sering muncul di jalan-jalan protokol seperti jalan Dr Wahidin, Jalan Gajahmada, daerah Ngaliyan, Pandanaran dan Gombel,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya masih mengkaji apakah pemusnahan hasil sitaan reklame nanti termasuk menyalahi aturan atau tidak.

“Walaupun kalau melihat perda reklame yang sudah disita petugas adalah menjadi milik pemkot,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *