Kaligawe Dibeton, Siap Dilewati Pemudik

kaligaweSEMARANG (asatu.id) – Jalan Kaligawe Raya yang merupakan jalur akses mudik wilayah pantura dipastikan siap digunakan untuk dilalui pemudik. Hal tersebut diungkapkan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang menyusul selesainya proyek rekonstruksi beton di jalur tersebut.

Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Semarang, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Semarang-Demak-Trengguli, Umar mengatakan, penambahan sarpras juga sudah dilakukan, seperti, pengecatan marka jalan, serta perbaikan median dan separator sudah terpasang optimal.

“Setelah melalui proses pengecekan dan ujicoba, rigid pavement atau perkerasan beton dinyatakan telah memenuhi syarat,” ujarnya, Sabtu (17/6).

Kendati sudah mampu digunakan, ia menerangkan bahwa jalur beton yang ditargetkan sepanjang 650 meter, masih terselesaikan sepanjang 560 meter.

“Sesuai arahan dari Kepala Balai 7 Semarang. Mulai H-10 lebaran sudah fungsional dan akan dilanjutkan pada H+10 mendatang,” imbuhnya.

Dengan demikian, pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi rob yang menggenangi permukaan Jalan Kaligawe.

Ia menambahkan, ada dua penanganan di Jalan Kaligawe, yakni rekonstruksi beton dan pemeliharan rutin. Untuk pemeliharaan rutin dilakukan setelah jembatan tol ke arah timur hingga batas kota Semarang-Demak.

“Kedua penanganan tersebut merupakan satu paket dengan proyek preservasi rekonstruksi jalan Kaligawe-Semarang-Demak-Jepara. Total nilai anggaran secara keseluruhan Rp 51,8 miliar yang bersumber dari APBN 2017,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *