Dishub Bolehkan Angkutan Barang Lintasi Jalur Mudik

angkutanSEMARANG (asatu.id) – Untuk antisipasi penumpukan kendaraan dan kemacetan lalu lintas di jalur mudik dan arus balik di Semarang, Dinas Perhubungan Kota Semarang melakukan larangan melintas bagi angkutan barang berjenis truk selama H-4 sampai H+3 Lebaran tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Mukhammad Khadik mengatakan, sesuai surat edaran dari Kementerian Perhubungan, angkutan truk dilarang melintas atau beroperasi di jalur mudik pada H-4 sampai H+3 Lebaran.

”Angkutan yang mengangkut barang tambang, sesuai dengan surat edaran tetap tidak boleh melintas,” ujarnya, Sabtu (17/6).

Namun demikian, ia menambahkan ada pengecualian untuk angkutan barang yang mengangkut bahan pokok, BBM, BBG, angkutan pos, barang ekspor-impor, dan angkutan yang membawa motor para pemudik. Khusus angkutan tersebut, pihaknya memberikan izin melintas di jalur mudik.

“Karena memang ada pemudik yang secara kolektif tidak naik motor tapi motornya dinaikkan truk. Mereka mudik naik kereta api dan di kota tujuan baru membongkar kendaraannya,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *