H-5 Sampai H+3 Truk Barang dan Kontainer Dilarang Melintas

trukSEMARANG (asatu.id) – Untuk mengurangi kepadatan arus mudik dan arus balik 2017 ini, Dinas Perhubungan Kota Semarang akan memberlakukan aturan dari Kementrian Perhubungan yakni pelarangan beroperasinya truk barang dan kontainer dilarang beroperasi pada H-5 hingga H+3 Lebaran.

Perhubungann Kota Semarang, Muhammad Khadik mengatakan, adapun aturan larangan melintas khusus truk barang ini berlaku di seluruh jalan nasional atau jalur mudik.

Pembatasan operasional kendaraan angkutan barang di jalur mudik meliputi truk barang yang mengangkut barang galian/barang tambang antara lain pasir, tanah, batu, dan batubara, truk barang dengan jumlah yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram, dan truk barang dengan sumbu 3 atau lebih, serta mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan.

“Khusus angkutan barang berisi bahan pokok,minyak, gas, barang ekspor impor, ternak, hantaran pos, dan angkutan sepeda motor bagi pemudik masih boleh beroperasi,” ujarnya, Kamis (15/6).

Selanjutnya, ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah dan kepolisian untuk melakukan pengawasan. Lalu, juga akan didirikan di wilayah batas kota untuk melakukan pengawasan kendaraan berat yang melintas. ”Kalau masih ditemui yang melanggar pihak kepolisian akan melakukan penindakan,”tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *