Pedagang Liar Dikeluhkan Pedagang Pasar Johar

pedagangSEMARANG (asatu.id) – Keberadaan pedagang liar di sekitar Jalan Agus Salim, Jalan Beteng dan Pedamaran membuat pedagang yang menjadi korban kebakaran di relokasi Pasar Johar komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) resah.

Mereka menilai bahwa kehadiran para pedagang liar tersebut membuat relokasi Pasar Johar sepi pembeli.

Narti salah seorang pedagang di relokasi Pasar Johar mengatakan, pedagang yang berada di sekitar jalan itu bukan korban kebakaran dan merupakan pedagang liar yang tidak memiliki lapak di Pasar Johar.

“Kami telah mengeluhkan ini ke pemerintah tapi tidak ada respon,” ungkapnya, Senin (5/6).

Ia menambahkan jika dalam waktu dekat tidak diindahkan terkait keluhannya, dirinya bersama pedagang di relokasi Pasar Johar lainnya mengancam akan kembali ke Pasar Johar lama dan menempati lagi lapaknya. Walaupun, sampai saat ini sedang ditutup untuk proses pembangunan.

”Lebih baik dijadikan satu dikumpulkan di tempat relokasi, sehingga tambah ramai. Kami akan kembali ke sana daripada lapak kami malah ditempati orang lain,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi sudah meminta Dinas Perdagangan untuk dapat menyelesaikannya permasalahan tersebut dalam minggu ini. Selain itu, wali kota yang akrab disapa Hendi ini mengaku akan memperbaiki infrastruktur penunjang bagi para pedagang di relokasi Pasar Johar seperti lampu, drainase hingga jalan akan diperbaiki.

222

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan